Tips Bagi Wanita Karir Agar Anak Tak Kurang Belaian Sayang

Sri Yanti Nainggolan    •    Selasa, 22 Nov 2016 16:50 WIB
psikologi
Tips Bagi Wanita Karir Agar Anak Tak Kurang Belaian Sayang
Cobalah untuk membelai dan mencium anak Anda yang sudah tertidur, pasti anak Anda tersenyum karena mereka merasakan. (Foto: Babbyy)

Metrotvnews.com, Jakarta: Saat ini, menjadi wanita karier yang sibuk seharian penuh adalah hal yang lazim. Salah satu konsekuensi dari hal tersebut yang jelas dirasakan adalah waktu bersama keluarga, terutama anak, akan semakin sedikit.

Padahal, anak membutuhkan perhatian dari ibu seperti belaian atau pelukan yang dapat dirasakan secara nyata.

(Baca juga: Orangtua Harus Cermat Memilih Makanan untuk Anak)

"Ini memang tantantang bagi seorang wanita bekerja dimana waktu untuk membelai anak akan semakin sedikit. Namun, sentuhan langsung harus tetap ada," tukas psikolog Vera Itabiliana Hadiwidjojo dari Lembaga Psikologi Terapan Universitas Indonesia (LPTUI), Jakarta dalam media workshop NIVEA #PSILOVEMAMA, Selasa (22/11/2016).

Oleh karena itu, ia melanjutkan, diperlukan komitmen untuk bisa meluangkan waktu bersama anak. Salah satu contohnya dengan membelai dan mencium anak di malam hari, meskipun lelah bekerja dan anak sudah tertidur.

"Cobalah untuk membelai dan mencium anak Anda yang sudah tertidur, pasti anak Anda tersenyum karena mereka merasakan," katanya yang menjelaskan bahwa anak pun tetap bisa merasakan sentuhan sang ibu dalam tidurnya.

Hal tersebut juga bisa dilakukan di pagi hari dimana di perkotaan biasanya orangtua juga sudah berangkat sekolah bahkan sebelum anak terbangun.

"Bila anak sudah terbangun, lakukan interaksi lain yang membuatnya lebih senang, seperti bercanda atau bermain sebentar di tempat tidur," sarannya.

Vera juga menjelaskan bahwa belaian pada anak yang masih berusia di bawah 5 tahun adalah penting karena pada usia tersebut anak membutuhkan hal konkret bagaimana bentuk kasih sayang orangtua pada mereka.

"Dan tak hanya pada anak, interaksi tersebut juga memberi keuntungan bagi ibu dimana membelai anak menjadi obat bagi ibu," tutupnya. 







(TIN)