Berapa Waktu yang Dibutuhkan untuk Membangun Persahabatan?

Sri Yanti Nainggolan    •    Minggu, 08 Apr 2018 11:57 WIB
keluarga
Berapa Waktu yang Dibutuhkan untuk Membangun Persahabatan?
(Foto: Shutterstock)

Jakarta: Tak ada jaminan berapa lama orang saling mengenal untuk bisa menjadi sahabat. Sebuah studi yang dipublikasi dalam Journal of Social and Personal Relationships menyebutkan, waktu bukanlah patokan untuk menjadikan orang semakin dekat satu sama lain, tetapi bagaimana cara mengembangkan keterikatan itu sendiri.

Jeffrey Hall, profesor komunikasi di University of Kansas melakukan studi terpisah untuk melihat bagaimana lapisan pertemanan, terutama untuk melihat berapa jam yang dihabiskan untuk bisa menjadi dekat dengan orang lain.

Pada studi pertama, ia menyurvei 335 orang dewasa yang baru saja pindah ke area baru dan meminta mereka mengidentifikasi seseorang yang baru mereka temui.

Setiap partisipan mengungkapkan bagaimana mereka bertemu orang tersebut, berapa banyak waktu yang mereka habiskan bersama, dan mengklasifikasikan tingkat pertemanan setelah lebih lama mengenal satu sama lain.

Pada studi kedua, Hall meminta 112 mahasiswa tingkat pertama di University of Kansas untuk menyebutkan dua orang baru yang mereka temui dan melakukan wawancara setelah sembilan minggu saling kenal.

Setelah dianalisis, Hall menemukan bahwa dibutuhkan sekitar 200 jam untuk bisa naik status pertemanan menjadi sahabat, dan 50 jam untuk menganggap seorang kenalan menjadi teman biasa. Sementara menghabiskan waktu bersama selama 90 jam dapat mengubah status teman biasa menjadi teman dekat.

Namun, tak hanya kuantitas, kualitas saat bersama juga diperhitungkan.

"Ketika Anda menghabiskan waktu bersama untuk bercanda, percakapan bermakna, saling menemui; semua episode komunikasi tersebut berkontribusi pada pengembangan persahabatan yang lebih cepat," kata Hall.

Ia mencontohkan, menanyakan bagaimana hari yang dilalui orang tersebut salah satunya.

Namun, efek sebaliknya bisa terjadi pada rekan kerja, yang menghabiskan waktu bersama lebih dari 200 jam dan tetap menjadi teman.

"Anda selalu bertemu di kantor dan hanya berkata 'Hai' di mana ini adalah interaksi sangat dasar dan jarang mengarah pada persahabatan yang erat. Mungkin juga karena Anda tidak menyukai orang itu."

Hall menyimpulkan, investasi adalah kuncinya.

"Orang dewasa memang tak memiliki banyak waktu, tetapi hubungan tak akan berkembang hanya dengan Anda menginginkannya. Anda harus memprioritaskan waktu dengan orang-orang," jelasnya.

 


(DEV)