3 Sifat yang Memicu Kecanduan Media Sosial

Sri Yanti Nainggolan    •    Selasa, 13 Mar 2018 10:36 WIB
media sosial
3 Sifat yang Memicu Kecanduan Media Sosial
(Foto: Shutterstock)

Jakarta: Sebuah studi menemukan bahwa sifat personal, yang berpengaruh pada interaksi, adalah penyebab kecanduan jaringan sosial.

"Beberapa penelitian menunjukkan bagaimana interaksi dari kepribadian tertentu memengaruhi kecanduan hal-hal seperti alkohol dan narkoba," kata penulis Isaac Vaghefi, Asisten Profesor Sistem Informasi di Binghamton University-State University of New York, dilansir dari The Health Site.

Studi yang dipresentasikan dalam 51st Hawaii International Conference on Systems Science tersebut mengumpulkan data laporan pribadi dari sekitar 300 mahasiswa.

Mereka melihat ada tiga kepribadian (neuroticism, conscientiousness, dan agreeableness) yang merupakan bagian dari Model Lima Besar, kerangka yang digunakan secara teoritis untuk memahami kepribadian manusia.

Mereka juga melihat dua faktor lain, yaitu extraversion dan openness tidak berpengaruh dalam kecanduan media sosial.

Menurut para peneliti, neuroticism dapat meningkatkan kecenderungan pada kecanduan situs jaringan sosial. Sifat ini membuat seseorang merasakan emosi negatif seperti stres dan rasa cemas.

Di satu sisi, tingkat conscientiousness, yaitu memiliki kontrol impuls dan dorongan untuk mencapai target spesifik, juga dapat memicu kecanduan media sosial.

Ketika diuji coba bersamaan, mereka melihat bahwa neuroticism dapat melunakkan efek dari conscientiousness.

Sementara, agreeableness tidak memiliki efek kecanduan jaringan sosial yang signifikan jika dikombinasikan dengan conscientiousness. Ini adalah sifat yang berhubungan dengan keramahan, empati, dan suka menolong.




(DEV)