Hal Terpenting dalam Sebuah Hubungan Menurut Anna Kendrick

Sri Yanti Nainggolan    •    Senin, 25 Dec 2017 10:47 WIB
romansa
Hal Terpenting dalam Sebuah Hubungan Menurut Anna Kendrick
Kendrick menekankan pentingnya bersikap jujur terhadap diri sendiri dan tidak mengorbankan hal-hal yang penting agar membuat orang terkesan. (Foto: Matt Baron/Rex Features)

Jakarta: Aktris Anna Kendrick mengungkapkan pendapatnya tentang pentingnya menghargai batasan dalam sebuah hubungan.

Pemain Pitch Perfect tersebut mengaku bahwa dirinya pernah mengakhiri hubungan dengan orang lain saat berusia lebih muda karena pria tersebut menolak untuk menghormati hal-hal kecil yang dianggap penting oleh Kendrick. 

Meski tidak ingin diberi label "gadis gila", Kendrick menekankan pentingnya bersikap jujur terhadap diri sendiri dan tidak mengorbankan hal-hal yang penting bagi Anda hanya untuk membuat seseorang terkesan. 

Kendrick teringat sebuah anekdot dimana dia berkencan dengan seorang pria yang dengan gigih menggelitiknya, bagaimanapun, ini membuatnya tidak nyaman dan dia memintanya untuk berhenti.

"Saya tahu itu lucu dan orang-orang melakukannya, tapi saya benar-benar tidak suka digelitik," katanya pada Elle. 

(Baca juga: Cinta Sejati Dibuktikan dari Hal-hal yang Sederhana)


(Kendrick menekankan pentingnya bersikap jujur terhadap diri sendiri dan tidak mengorbankan hal-hal yang penting agar membuat orang terkesan. Foto: Cody Black/Unsplash.com)

"Digelitik membuatku merasa terjebak dan panik. Saya tahu ini konyol dan lucu untuk kebanyakan orang, tapi saya sangat membencinya dan meminta dia berhenti."

Namun, pria tersebut justru menganggapnya konyal dan menggelitik di bagian tubuh lain. Kendrick pun memutuskan hubungan romansanya. 

"Saya tahu saat menceritakan ulang cerita tersebut, saya akan dianggap gadis gila. Ia akan bercerita pada temannya, 'Oh, saya diputuskan karena saya menggelitiknya. 'Dia psiko.' Namun saya akan menanggapi, 'Tidak, saya putus denganmu karena saya memberitahukan sesuatu yang penting padamu, dan kamu tak menghargainya.'"

Ia merasa, meskipun hubungan tersebut telah usai, bahagia karena mendukung dirinya sendiri saat itu. 

"Saya tak benar-benar tahu bagaimana harus berkata pada seorang pria, 'Ini adalah apa yang saya rasakan. Seharusnya itu penting jika kamu peduli padaku.'"









(TIN)