6 Hal yang Seharusnya Tidak Dilakukan Saat Sedang Mencari Kerja

Raka Lestari    •    Selasa, 05 Dec 2017 13:51 WIB
kariertips karier
6 Hal yang Seharusnya Tidak Dilakukan Saat Sedang Mencari Kerja
Menurut studi terbaru dari Career Builder, sebanyak 70 persen perusahaan menyeleksi calon karyawannya di media sosial. (Foto: Pixabay.com)

Jakarta: Menurut studi terbaru dari Career Builder, sebanyak 70 persen perusahaan menyeleksi calon karyawannya di media sosial. Dan lebih dari separuh perusahaan tersebut mengatakan bahwa mereka tidak akan memilih calon pekerja jika mereka melihat sesuatu yang tidak mereka sukai di Instagram, Facebook, dan Twitter.

Untuk mencegah hal itu, berikut ini adalah hal yang sebaiknya tidak dilakukan oleh para pencari kerja menurut Huffingtonpost.com:

1. Selfie dengan minum alkohol atau obat terlarang
"Tidak ada yang salah dengan menikmati minuman jika Anda berusia legal, namun para pengusaha menolak kandidat yang memiliki terlalu banyak konten yang berkaitan dengan penggunaan minuman keras atau obat-obatan pada profil online mereka," kata Patrick Ambron, CEO dan salah satu pendiri BrandYourself, situs manajemen reputasi online.

"Bahkan jika zat yang dipamerkan legal, perusahaan akan menganggap konten semacam ini sebagai bendera merah, karena ini berbicara kepada penilaian Anda dan kemampuan Anda untuk mengambil tanggung jawab, terutama jika Anda melamar pada posisi yang berhubungan langsung dengan klien," ujar Ambron.

(Baca juga: Jangan Pernah Mengucapkan Ini dalam Wawancara Pekerjaan)


(Saat Anda memasuki dunia kerja, pastikan Anda menggunakan nama yang profesional di semua platform sosial dan alamat email Anda?. Foto: Pixabay.com)

2. Memosting konten yang tidak pantas, atau tak ada postingan sama sekali
Studi yang dilakukan Career Builder tersebut juga menemukan bahwa 60 persen perekrut tidak akan mengundang pelamar untuk melakukan wawancara jika pelamar tersebut tidak memiliki media sosial. Dengan kata lain, tidak adanya profil digital saat ini menjadi bendera merah.

Namun perusahaan juga tidak menginginkan seseorang yang memosting semua pemikiran mereka di media sosial. Berbagi terlalu banyak informasi dapat menyebabkan calon atasan khawatir bahwa Anda akan berbagi informasi rahasia atau berbicara secara tidak tepat kepada klien.

3. Rasis
Kebanyakan orang menganggap media sosial adalah tempat yang sama seperti mereka berbicara kepada teman-teman. Padahal meskipun berada di media sosial tetap harus bersikap sopan dan santun.

4. Menjelekkan perusahaan sebelumnya
"Hampir sepertiga dari perekrut mengatakan bahwa mereka menolak pelamar yang secara terang-terangan menjelek-jelekkan atasan mereka di perusahaan sebelumnya. Berbicara di belakang dilihat sebagai kurangnya karakter yang baik," kata Ambron.


(Menurut studi terbaru dari Career Builder, sebanyak 70 persen perusahaan menyeleksi calon karyawannya di media sosial. Foto: Pixabay.com)

5. Berbohong mengenai kualifikasi mereka
"Jangan berikan informasi palsu secara online tentang pengalaman Anda," ujar Ambron. "Selain itu, Anda juga akan ketahuan pada akhirnya karena atasan Anda menyadari bahwa Anda tidak dapat memberikan apa yang telah Anda janjikan," tambahnya.

6. Menggunakan username atau nama email yang tidak profesional
Saat Anda memasuki dunia kerja, pastikan Anda menggunakan nama yang profesional di semua platform sosial dan alamat email Anda, terutama untuk komunikasi bisnis. Hindari menggunakan username selain nama Anda, agar terlihat profesional.









(TIN)