Lima Resolusi Terbaik dalam Pola Asuh Anak

Anindya Legia Putri    •    Rabu, 27 Dec 2017 12:23 WIB
keluarga
Lima Resolusi Terbaik dalam Pola Asuh Anak
Pola mengasuh yang baik berarti Anda menciptakan anak-anak mandiri, percaya diri, dan dewasa yang merupakan aset bagi masyarakat. (Foto:Pixabay.com)

Jakarta: Ketika tahun 2017 berakhir semua orang kembali berkomitmen pada resolusi Tahun Baru 2018. Jika Anda orangtua, Anda pasti memulai komitmen untuk mengasuh anak dengan lebih baik.

Pola mengasuh yang baik berarti Anda menciptakan anak-anak mandiri, percaya diri dan dewasa yang merupakan aset bagi masyarakat. Selalu berjuang untuk memperbaiki diri akan membuat Anda menjadi panutan terbaik yang bisa diminta oleh anak-anak Anda. Anda bisa menjadi orangtua yang lebih baik saat tahun baru tiba.

Berikut lima resolusi yang bisa Anda aplikasikan untuk menjalani pola asuh bagi keluarga.

1. Jaga dirimu
Dan dengan itu berarti Anda menjaga diri dari segala hal yang mungkin terjadi. Bersenang-senang, namun tetap bersabar dalam hidup Anda. Tidur nyenyak, agar bangun tidur siap menghadapi tantangan mengasuh anak-anak.

Makanlah dengan baik dan makan sehat. Bilas pikiran Anda dari semua hal negatif dan berikan suara positif di dalamnya. Dapatkan perawatan medis jika Anda sakit. Nikmati semua keindahan dan kegembiraan setiap saat.

(Baca juga: Keluarga yang Habiskan Waktu Bersama di Rumah Terbukti Lebih Bahagia)


(Pola mengasuh yang baik berarti Anda menciptakan anak-anak mandiri, percaya diri, dan dewasa yang merupakan aset bagi masyarakat. Foto: Pixabay.com)

2. Berkembang dalam suasana yang penuh kasih
Banyak rumah memiliki lingkungan yang buruk bagi seorang anak untuk tumbuh. Berkomitmenlah kepada diri sendiri bahwa Anda akan memberi anak-anak Anda rumah yang penuh kasih. Bangunlah interaksi dengan pasangan Anda. Pastikan mereka tenang dan sehat.

3. Tingkatkan hubungan dengan anak
Saat ini, orang yang tinggal di bawah atap yang sama terkadang bisa menjadi orang asing. Jangan biarkan hidup Anda menjauh dari kehidupan anak-anak. Berkomunikasi dengan mereka. Peluklah anak-anak Anda setiap hari. Bicaralah pada mereka dan tanyakan tentang hari mereka.

4. Cobalah memahami anak
Ledakan emosi dan ratapan pada bayi bisa sampai ke saraf Anda. Tapi berteriak pada mereka atau memarahi mereka tidak akan mengubah perilaku mereka. Cobalah berkomunikasi dengan anak Anda untuk mengetahui apa yang mereka butuhkan. Dengan cara ini, Anda akan memiliki anak yang lebih disiplin di tangan Anda. Mereka juga akan belajar berkomunikasi lebih baik.

5. Ajari ungkapan ekspresi yang benar
Banyak sekali bayi dan anak-anak mudah menggunakan pukulan sebagai sarana untuk mengekspresikan ketidaksenangan dan kemarahan. Jangan gunakan pukulan yang sama seperti metode untuk memperbaikinya. Ajari mereka bahwa mereka perlu menggunakan kata-kata untuk mengungkapkan perasaan mereka kepada lawan bicara Anda.










(TIN)