Menumbuhkan Rasa Bangga pada Diri Sendiri Secara Positif

Sri Yanti Nainggolan    •    Minggu, 28 Jan 2018 14:59 WIB
psikologi
Menumbuhkan Rasa Bangga pada Diri Sendiri Secara Positif
Menumbuhkan Rasa Bangga pada Diri Sendiri Secara Positif (Foto: shutterstock)

Jakarta: Bangga pada diri sendiri tak sama dengan narsis. Sifat ini menaruh ego di belakang dan menganggap diri sebagai aset nyata.

Kebanggaan yang dimiliki membuat seseorang mematok standar yang tinggi, mengembangkan diri, dan tidak narsisme. Untuk bisa seperti itu, berikut adalah beberapa hal yang bisa Anda lakukan untuk menumbuhkan harga diri atau rasa bangga pada diri sendiri secara positif.


1. Bergaul dengan lingkungan yang tepat
Ada berbagai cara memelihara kebanggaan dan menghindari keegoisan. Kelilingi diri Anda dengan orang-orang tepat yang membawa Anda ke arah yang benar. Orang yang tepat akan mendukung dan memberanikan Anda, namun tetap jujur. Orang yang memuji berlebihan akan membuat ego Anda meningkat.

Jika Anda menghabiskan waktu dengan individu yang memberikan penghargaan saat Anda telah melakukan sesuatu dengan baik, mereka dapat membantu Anda merasa diri Anda sehat secara mental.

2. Tetap rendah hati
Anda bisa merasakan rasa bangga dan tetap menunjukkan kerendahan hati. Hanya karena Anda melakukan sesuatu dengan baik, tidak berarti Anda harus keluar dari cara untuk membual atau mencari pujian. Bersikaplah senang dengan mengetahui bahwa Anda melakukan pekerjaan terbaik Anda tanpa harus melakukan validasi dari sumber luar.

3. Mencoba hal baru
Jika Anda mencoba sesuatu, itu artinya Anda tahu akan konsekuensi tentang tak menjadi yang terbaik. Misalnya, Anda menyiapkan usaha baru atau hal lain yang membuat Anda keluar dari zona nyaman. Anda akan menjadi pemula dan kelak akan merasa bangga karena telah melakukan hal-hal baru.

4. Melakukan apa yang disukai
Orang cenderung membutuhkan validasi eksternal ketika tak puas dengan pekerjaan mereka. Misalnya, ketika membenci pekerjaan Anda, maka Anda cenderung akan memikirkan agar perasaan negatif berkurang. Pekerjaan memang tak harus menyenangkan, namun setidaknya memunculkan kepuasan yang nyata, tanpa harus membohongi atau bertujuan hanya mencari keuntungan.

5. Refleksi diri
Memerhatikan perasaan diri sendiri dan merefleksikannya adalah salah satu hal yang penting. Lihatlah, apakah rasa bangga tersebut telah berubah menjadi egoisme? Jika Anda tak bisa menentukannya, mintalah bantuan teman untuk melihat bagaimana diri Anda saat ini.

6. Lakukan sesuatu yang tak biasa
Gunakan kemampuan Anda utuk membantu orang lain, misalnya membantu rekan kerja yang baru atau menjadi relawan. Melayani orang lain membuat Anda tetap rendah hati dan membuat hidup lebih bermakna.


 


(ELG)