Empat Hal Penghancur Hubungan Cinta

Kumara Anggita    •    Minggu, 03 Feb 2019 13:45 WIB
hubungan pasangan
Empat Hal Penghancur Hubungan Cinta
Dalam hubungan percintaan, awalnya semua terasa sempurna dan membahagiakan. (Foto Ilustrasi: Joao Silas/Unsplash.com)

Jakarta: Dalam hubungan percintaan, awalnya semua terasa sempurna dan membahagiakan. Namun seiring waktu berjalan, kesempurnaan tersebut tidak bisa terus berlangsung. Hubungan pun menjadi kandas.

Banyak indikatornya. Mulai dari kritikan yang Anda arahkan ke pasangan namun tak bisa diterima, hingga dengan situasi yang kian tak mendukung.

Di bawah ini, ada empat hal yang bisa menghancurkan hubungan Anda dengan pasangan. Seperti dikatakan peneliti hubungan asmara, John Gottman, yang mengatakan kalau empat hal ini disebutnya dengan Four Horsemen of the Apocalypse:

-Kritik

Beriringan dengan waktu, semakin mengenal satu sama lain, Anda jadi secara sadar atau tidak sadar menyerang karakter pasangan. Sesungguhnya Anda ingin menyampaikan keluhan, namun pasangan akan menganggapnya sebagai kritik.

Memang sulit untuk memberikan kritik yang membangun terhadap keluhan, namun ada cara untuk membuatnya lebih bisa diterima. Contohnya, bersepakatlah dengan pasangan untuk menganggapnya keluhan bukan kritikan.

-Penghinaan

Kritik tidak puas, akhirnya Anda dan pasangan saling menghina secara personal. Anda jadi mengejek, membawa humor sarkastik, membuat wajah yang mengesalkan dan lain-lain. Ini akan membuat suasana menjadi lebih panas.

Anda sebaiknya tetap saling menghormati dan berkomunikasi secara terbuka. Jauhi penghinaan karena sesungguhnya tidak ada nilai yang bisa diambil setelahnya selain luapan emosi semata.

-Pertahanan Diri

Ketika diserang, secara otomatis Anda rasanya ingin membela diri dan menyerang kembali. Ini bisa ditandai dengan membuat alasan, tidak setuju, mengabaikan serangan, atau berperan sebagai korban.

Dalam situasi ini Anda sebaiknya lebih mengeluarkan empati Anda terhadap kesusahan pasangan. Tunjukkan bahwa Anda benar-benar ingin membantunya untuk keluar dari penderitaan.

-Rintangan

Muak dengan situasi, alhasil Anda mundur dari percakapan sebagai upaya untuk melindungi diri dari rasa terluka. Anda seakan-akan tidak peduli lagi.

Anda sebaiknya membicarakannya dan mengidentifikasi masalah apa yang membuat Anda berdua kewalahan. Mungkin Anda bisa memberi ruang pada pasangan untuk waktu yang disepakati bersama. Pastikan berfokus pada permasalahan yang dihadapi.

 


(FIR)