Perdebatan di Media Sosial adalah Masalah Sosial

Sri Yanti Nainggolan    •    Jumat, 24 Nov 2017 17:29 WIB
Perdebatan di Media Sosial adalah Masalah Sosial
Keluarga adalah basis ketahanan sosial, penyelamat masyarakat paling utama dan pertama. (Foto: Rawpixel.com/Unsplash.com)

Jakarta: Media sosial adalah salah satu media komunikasi yang saat ini sangat masif dan digunakan oleh banyak orang. Bahkan, tak jarang terjadi perdebatan maya di dalamnya.

"Banyaknya fitnah, ejekan, tipuan yang tersebar di media sosial saat ini adalah masalah sosial kita. Pertanyaannya, bagaimana cara kita melawan?" tukas terang sosiolog dari Universitas Indonesia Prof. Dr. Paulus Wirutomo, M.Sc dalam acara Puncak Kampanye Frisian Flag Indonesia: 95 Pesan untuk Masa Depan, Jumat 24 November 2017. 

Menurutnya, salah satu bentuk kemajuan teknologi tersebut sebaiknya diatasi oleh lingkup yang lebih besar, yaitu pemerintah. Namun, proteksi dari dalam juga tak kalah penting. 


(Media sosial adalah salah satu media komunikasi yang saat ini sangat masif dan digunakan oleh banyak orang. Foto: Saulo Mohana/Unsplash.com)

(Baca juga: Dapatkah Media Sosial Membantu Remaja Mengatasi Depresi?)

"Sambil menunggu pemerintah mengatur hukum untuk hal ini, maka keluargalah yang berperan. Salah satunya dengan mengajari sopan santu pada anak," pungkasnya. Ia melanjutkan, sopan santun yang diajarkan anak diharapkan dapat teraplikasi dalam kehidupan mereka sehingga lebih baik dalam mengungkapkan pendapat atau merespons di media sosial. 

Peran keluarga sangat penting ketika masyarakat sedang berada di tengah ancaman sosial dimana kelompok inti tersebut bisa menjadi peredam pertama bagi individu. "Keluarga adalah basis ketahanan sosial, penyelamat masyarakat paling utama dan pertama," tandasnya. 






(TIN)