Psikolog: Sentuhan Ibu Memang Sakti

Sri Yanti Nainggolan    •    Selasa, 22 Nov 2016 16:59 WIB
psikologi
Psikolog: Sentuhan Ibu Memang Sakti
Bagian otak tertentu yang mengatur perihal sosialisasi dan emosi akan lebih aktif pada seseorang yang tumbuh dengan kontak fisik atau sentuhan lebih banyak sewaktu kecil. (Foto: Willinglife)

Metrotvnews.com, Jakarta: Sentuhan dari ibu, seperti belaian atau pelukan, ternyata memiliki kesaktian tersendiri yang kelak dapat berpengaruh pada kesehatan mental dan sosial anak saat dewasa.

"Sentuhan ibu memang sakti karena dapat memberikan berbagai manfaat secara emosional pada anak," pungkas psikolog Vera Itabiliana Hadiwidjojo dari Lembaga Psikologi Terapan Universitas Indonesia (LPTUI), Jakarta dalam media workshop NIVEA #PSILOVEMAMA, Selasa (22/11/2016).

Ia menjelaskan, bagian otak tertentu yang mengatur perihal sosialisasi dan emosi akan lebih aktif pada seseorang yang tumbuh dengan kontak fisik atau sentuhan lebih banyak sewaktu kecil.

(Baca juga: Sentuhan Ibu Bantu Bangun Rasa Percaya Diri Anak)

Selain itu, anak merasa lebih diterima dan dibutuhkan ketika mendapatkan sentuhan kasih sayang yang melimpah saat masih kecil.

Pertahanan terhadap tekanan atau stres pada anak yang sering mendapatkan perhatian secara fisik juga cenderung lebih tangguh, lebih mudah percaya pada orang lain, serta fleksibel atau mudah bergaul.

Mengenai perkembangan fisik, Vera juga mengungkapkan bahwa sentuhan ibu adalah awal dimana anak mulai memerhatikan bentuk tubuh mereka sendiri.

"Saat ibu menyentuh mereka, seperti memandikan misalnya, anak akan merasakan tiap bagian tubuhnya yang disentuh dengan lembut. Inilah cikal bakal konsep diri anak," terangnya.

Manfaat lain dari belaian lembut ibu di malam hari juga bervariasi, dari segi emosi hingga fisik. Kontak fisik tersebut membuat anak dapat tidur nyenyak, yang dalam hal ini membantu perkembangan tubuh, dan bangun dengan bugar. Keadaan tersebut tentunya akan berdampak baik pada nafsu makan dan suasana hati sepanjang hari. 







(TIN)