Perempuan Lebih Tertarik dengan Pujian Metafora

Sri Yanti Nainggolan    •    Minggu, 25 Jun 2017 22:59 WIB
romansa
Perempuan Lebih Tertarik dengan Pujian Metafora
Ilustrasi (Foto: ShutterStock)

Metrotvnews.com: Sebuah penelitian dari Tiongkok menunjukkan bahwa wanita lebih tertarik dengan pria yang menggunakan bahasa metafora saat mengungkapkan pujian dibandingkan dengan berkata langsung. 

Studi yang dipublikasikan dalam Scientific Reports tersebut menunjukkan bahwa wanita lebih merespon pria yang menggunakan bahasa metafora untuk memuji penampilan fisik mereka dibandingkan pria yang memuji barang mereka, seperti rumah mereka. Para peneliti berteori bahwa bahasa kiasan membuat wanita menghetahui kemampuan kreatif dan intelektual seorang pria, dua hal yang mereka cari dalam pasangan. 

"Kita cenderung membentuk kesan yang sangat cepat tentang daya tarik seseorang dalam konteks sosial dan oleh karena itu bagi wanita, isyarat dari penggunaan bahasa selama pertemuan awal dapat memberikan penilaian awal yang cepat terhadap potensi kemampuan intelektual dan kreatif pasangan," demikian menurut para penulis studi tersebut.

Para peneliti dari University of Electronic Science and Technology of China tersebut memelajari 116 mahasiswi dan bagaimana respon mereka terhadap pujian dari para pria. Pertama, para partisipan diminta menilai daya tarik fisik dari 140 pria berdasarkan foto. 

Foto-foto tersebut juga dipasangkan dengan pujian bahwa para wanita diberi tahu bahwa pria yang ada di foto itu telah menulis sendiri. Pujian tersebut, yang sebenarnya diciptakan oleh para peneliti, menggunakan bahasa literal atau metafora untuk memuji wajah wanita atau rumahnya.

Hasil penelitian menunjukkan bahwa mayoritas wanita menanggapi secara lebih positif terhadap pujian metafora terhadap wajahnya. Misalnya, pujian seperti "Mata Anda adalah pelangi yang indah" lebih dihargai oleh wanita daripada pujian harfiah seperti "Bibir Anda seksi."

Penelitian ini tentunya sangat penting bagi para pria yang ingin menarik perhatian wanita yang mereka sukai. 

(ASA)