Tips Memonitor Perkembangan Pendidikan Si Kecil

Sri Yanti Nainggolan    •    Rabu, 02 May 2018 11:26 WIB
pendidikanperkembangan anak
Tips Memonitor Perkembangan Pendidikan Si Kecil
Berikut adalah beberapa tips bagi orang tua yang menjadikan sekolah anak sebagai prioritas utama. (Foto: HT Chong/Unsplash.com)

Jakarta: Di sela kesibukan kerja, memerhatikan pendidikan si kecil adalah tanggung jawab yang tak boleh disepelekan. Tak melulu berpatokan pada nilai bagus, apa yang didapatkan anak selama bersekolah juga perlu diperhatikan. 

Berikut adalah beberapa tips bagi orang tua yang menjadikan sekolah anak sebagai prioritas utama. 

1. Terlibat
Beberapa sekolah mengajak orang tua sebagai relawan dalam berbagai kegiatan sekolah. 

"Mendaftarlah untuk bisa membantu di kelas. Anda dapat mengobservasi pelajaran, bagaimana anak membandingkan diri mereka dengan anak lain, bagaimana perilaku dan sosialisasi anak, dan performa guru," tukas Esther Andrews, pengarang How to Develop Your Child's Genius. 

Meski tak bisa sepanjang hari, Andrews percaya bahwa sedikit waktu untuk menjadi relawan cukup efektif. "Kunjungi ruang kelas sekali sebulan atau saat Anda mengantar atau menjemput anak. Tinggallah beberapa menit untuk melihatnya."

2. Lebih mengenal guru
"Kurangnya komunikasi dengan guru adalah salah satu kesalahan terbesar orang tua dalam memonitor kemajuan pendidikan anak," tukas Angela Norton Tyler selaku konsultan pendidikan di Family Homework Answers. 

Guru adalah rekan dalam mendidik anak. Komunikasi secara langsung atau tidak langsung, basa-basi saat mengunjungi kelas penting dilakukan. "Tanyakan apakah ada yang perlu Anda tahu, bagaiamana perkembangan anak, dan apa yang harus Anda lakukan di rumah untuk membantu si kecil."


(Guru adalah rekan dalam mendidik anak. Komunikasi secara langsung atau tidak langsung, basa-basi saat mengunjungi kelas penting dilakukan. Foto: Austin Nicomedez/Unsplash.com)

(Baca juga: Pentingnya Pendidikan Karakter untuk Anak)
 
3. Tunjukkan ketertarikan di rumah
Ketika anak pulang ke rumah, tanyakan bagaimana harinya di sekolah, dan jadikan percakapan tersebut sebagai kebiasaan. 

"Mereka menjadi tak sabar untuk membagikan pengalaman di sekolah dengan Anda, artinya Anda telah terlibat dalam pembicaraan sekolah," tukas Stacey Kannenberg, pengarang Let's Get Ready For Kindergarten!

Seiring dengan bertambah besarnya anak, tambahlah waktu rutin tersebut dan buatlah target jangka pendek. "Mulai dan akhiri pembicaraan dengan pencapaian anak. Pujilah setiap usaha yang dilakukannya dengan benar," saran mantan guru Candace Lindemann. 


(Di sela kesibukan kerja, memerhatikan pendidikan si kecil adalah tanggung jawab yang tak boleh disepelekan. Tak melulu berpatokan pada nilai bagus, apa yang didapatkan anak selama bersekolah juga perlu diperhatikan. Foto: Igor Ovsyannykov/Unsplash.com)

4. Periksa tas anak
Perhatikan isi tas anak dan lihatlah apa saja tugas yang diberikan atau telah diselesaikan olehnya. 

"Bantulah anak untuk memetakan tugas yang didapat, terutama bila dia punya kegiatan lain," ujar guru sekolah menengah Hilary Morris. 

5. Ciptakan rutinitas belajar
Berbagai kegiatan yang diikuti si kecil tak jarang membuat mereka kesulitan menyediakan waktu khusus untuk belajar. Tekankan pentinya kegiatan mengerjakan tugas atau membaca materi pelajaran. 

"Jadwalkan secara rutin, waktu  belajar yang konsisten membantu melatih otak anak untuk belajar pada saat tersebut," saran Cari Diaz dari Club Z Tutoring. 

6. Mengenal orang tua lain
"Mengenal orang tua lain dapat memberi pandangan pada hal-hal yang sedang terjadi di komunitas sekolah. Bertemanlah dengan orang tua dari sahabat si kecil dengan selalu berkontak dengan mereka saat ada pertemuan sekolah," tukas Kannenberg. 




(TIN)