Beberapa Tradisi Natal dari Berbagai Belahan Dunia

Raka Lestari    •    Senin, 25 Dec 2017 16:36 WIB
keluarganatal
Beberapa Tradisi Natal dari Berbagai Belahan Dunia
Tradisi Natal menjadikan perayaan lebih meriah dan masing-masing memiliki ceritanya sendiri. (Foto: Alex Master/Shutterstock)

Jakarta: Apa arti Natal bagi Anda? Mungkin dimana seluruh keluarga berkumpul dengan pohon natal yang berkilauan sebagai latar belakang atau berlarian menuruni tangga pada pagi hari Natal untuk melihat apa yang Santa Claus atau Sinterklas berikan untuk Anda.

Tapi pernahkah Anda bertanya-tanya dari mana tradisi favorit Anda berasal? Misalnya, istilah Amerika "Santa Claus" berasal dari bahasa Belanda untuk St.Nick, yaitu Sinterklaas. 

Berikut ini adalah beberapa tradisi natal dari berbagai belahan dunia, dikutip dari Rd.com. 


(Mistletoe pertama kali tergantung sebagai hiasan natal di Inggris. Foto: Oleksandr Rybitskiy/Shutterstock)

1. Ukraina
Di Ukraina, memiliki kebiasaan untuk menggantung hiasan berbentuk jaring laba-laba di pohon. Tradisi ini mencerminkan legenda Ukraina mengenai janda miskin yang tidak memiliki cukup uang untuk menghias pohonnya, tapi ketika anak-anaknya terbangun pada hari Natal, pohon itu ditutupi jaring yang berkilauan emas dan perak di pagi hari.

2. Jamaika
Orang-orang Jamaika berpakaian dengan kostum yang panjang dan lebar dan merayakan Natal dengan parade dari para penari "Junkanoo", tarian yang berasal dari Afrika. Festival ini terjadi pada Boxing Day, sehari setelah Natal, mungkin telah dimulai sejak abad ke-16.

3. Spanyol
Hidangan asli Spanyol saat Natal, turrón adalah sebuah permen yang terbuat dari madu, putih telur, gula, dan kacang almond panggang yang akan disajikan saat Natal. Resep tersebut sudah ada sejak abad ke-16. 

(Baca juga: Ini Warna Pohon Natal yang Sedang Digandrungi)

4. Jepang
Anak-anak di Jepang menerima hadiah Natal mereka di atas bantal mereka pada malam Natal. Dan makanan natal tradisional di Jepang adalah ayam goreng.


(Di Norwegia, orang menyembunyikan semua sapu di rumah pada malam Natal untuk mencegah penyihir mencuri mereka untuk perjalanan tengah malam. Foto: Akulinina/Shutterstock)

5. Norwegia 
Di Norwegia, orang menyembunyikan semua sapu di rumah pada malam Natal untuk mencegah penyihir mencuri mereka untuk perjalanan tengah malam. Selain itu ada juga tradisi Natal untuk meninggalkan semangkuk bubur di gudang untuk para kurcaci yang melindungi peternakan.

6. Rusia 
Di Rusia, Natal dirayakan pada tanggal 7 Januari dan Babouschka membawa hadiah untuk anak-anak. Babouschka, yang berarti wanita tua atau nenek dalam bahasa Rusia, didasarkan pada kisah alkitab tentang wanita yang tidak memberi hadiah kepada bayi Yesus.

7. Italia 
Keluarga Italia merayakan Malam Natal dengan berpesta makan tujuh ikan kacang lentil selama musim liburan untuk memastikan keberuntungan dan kekayaan di tahun berikutnya. Anak-anak di Italia menerima hadiah dari La Befana saat Natal.








(TIN)