Ketahui Jenis-jenis Penculikan

Raka Lestari    •    Rabu, 11 Oct 2017 15:43 WIB
keluarga
Ketahui Jenis-jenis Penculikan
Berdasarkan identitas dari pelaku, ada tiga jenis penculikan: penculikan oleh keluarga, kenalan, atau orang asing. (Foto: Nathan Anderson/Unsplash.com)

Metrotvnews.com, Jakarta: Saat ini kasus penculikan terhadap anak-anak cukup marak terjadi. Langkah pertama untuk melindungi anak Anda dari kemungkinan bahaya penculikan adalah dengan mengetahui fakta-fakta yang ada di balik kasus penculikan itu sendiri. 

Di Amerika pada 2001, sebanyak 840.279 orang dilaporkan hilang berdasarkan laporan FBI National Crime Information Center (NCIC). FBI memperkirakan sebanyak 85-90 persen dari orang hilang tersebut adalah anak-anak. 



Berdasarkan identitas dari pelaku, ada tiga jenis penculikan: penculikan oleh keluarga atau kerabat korban atau biasa disebut "penculikan keluarga", penculikan oleh orang yang dikenal oleh korban atau disebut "penculikan kenalan", dan penculikan oleh orang asing yang disebut dengan "penculikan orang asing." Berikut ini penjelasan lebih lanjutnya:

(Baca juga: Begini Cara Melindungi Anak Anda dari Penculikan)

1. Penculikan Keluarga 
Penculikan keluarga umumnya dilakukan oleh orangtua, dengan persentase yang lebih besar dilakukan oleh penculik perempuan.

Dibandingkan jenis penculikan lainnya, penculikan jenis ini lebih sering terjadi pada anak dibawah usia 6 tahun dengan perbandingan antara perempuan dan laki-laki yang seimbang. Kebanyakan berasal dari rumah. 



2. Penculikan Kenalan 
Penculikan kenalan melibatan korban yang berasal dari usia remaja yang lebih tinggi dibandingkan usia lainnya, dengan persentase lebih banyak pada perempuan dan remaja.

Lebih sering diiringi dengan kejahatan lainnya terutama kekerasan seksual dan fisik. Umumnya terjadi di rumah atau tempat tinggal dengan persentase korban yang cukup tinggi. 

3. Penculikan Orang Asing 
Penculikan jenis ini lebih banyak mengincar perempuan daripada laki-laki. Umumnya terjadi di luar ruangan, dengan persentase yang seimbang baik usia remaja ataupun anak usia sekolah.

Diiringi dengan serangan seksual pada korban perempuan dan perampokan pada korban laki-laki, dan jenis penculikan ini paling mungkin melibatkan penggunaan senjata api. 









(TIN)