Pentingkah Foto Prewedding bagi Calon Pengantin?

Sri Yanti Nainggolan    •    Rabu, 23 May 2018 07:19 WIB
pernikahan
Pentingkah Foto Prewedding bagi Calon Pengantin?
Foto prewedding menjadi tren pasangan masa kini untuk memamerkan cinta mereka di hari pernikahan. Namun, seberapa penting melakukan foto prewedding? (Foto: Muhammad Raufan Yusup/Unsplash.com)

Jakarta: Foto prewedding menjadi tren pasangan masa kini untuk memamerkan cinta mereka di hari pernikahan. Namun, seberapa penting melakukan foto prewedding?

Wedding Marketplace Bridestory melakukan survei dengan melibatkan 4 ribu responden pasangan yang akan menikah pada 2016. 

Hasilnya, lebih dari setengah responden menyiapkan kocek sebesar Rp7-10 juta untuk proses dokumentasi. Sementara, 20,3 persen responden lainnya menyiapkan dana antara 10-25 juta. 

Di sisi lain, 19 persen responden menganggap foto prewedding bukan hal yang penting sehingga mereka tidak menyiapkan anggaran sama sekali.

Sementara itu, mengenai busana pernikahan, sebanyak 35,2 persen reponden memilih busana kasual untuk foto prewedding. 

Jas dan gaun masih menjadi busana favorit, dengan persentase tak jauh dengan busana kasual, yaitu 32,4 persen. Baju tradisional juga masih diminati, namun persentasenya kecil, 6,5 persen. 

(Baca juga: Fenomena Foto Pranikah ke Luar Negeri)


(Ajang pameran pernikahan juga masih digemari, sekitar 13 persen responden mengaku masih mencoba metode konvensional untuk menentukan vendor. Foto: Asif Aman/Unsplash.com)

Selain dua model tersebut, jas pernikahan juga menjadi pilihan bagi 20,7 responden dan 6,5 persen lainnya memilih busana tradisional.

Survei yang dilakukan juga mengamati bagaimana responden mencari vendor pernikahan. Hasilnya, sebanyak 23,4 persen responden memilih vendor berdasarkan rekomendasi teman dan keluarga.

Pesatnya media sosial juga berpengaruh. Terlihat, 15 persen responden memutuskan vendor berdasarkan rekomendasi teman di media sosial, sementara 13 persen sisanya mencari lewat internet.

Ajang pameran pernikahan juga masih digemari, sekitar 13 persen responden mengaku masih mencoba metode konvensional ini untuk menentukan vendor.

Setelah menemukan vendor yang tepat, ada beberapa pertimbangan lain yang diperhatikan oleh calon pasangan pengantin sebelum menandatangani kontak, seperti melakukan kesepakatan harga, menimbang-nimbang pelayanan, menyeleksi lewat portofolio, dan kecepatan vendor dalam merespons pertanyaan dari calon pengantin.





(TIN)