Cara Terbaik Mengenalkan Gadget pada Anak

Raka Lestari    •    Kamis, 26 Apr 2018 11:00 WIB
gadgetkeluargatopik khusus rona
Cara Terbaik Mengenalkan Gadget pada Anak
Gadget tetap bisa diberikan kepada anak-anak, tetapi sebaiknya dengan pendampingan orang tua. (Foto: Luke Porter/Unsplash.com)

Jakarta: Saat ini gadget bukanlah hal yang asing lagi di kalangan masyarakat. Dengan harga yang bervariasi juga menjadi salah satu alasan mengapa anak-anak bisa dengan mudah mendapatkan gadget pertama mereka. 

Jika zaman dahulu gadget identik dengan harga yang mahal dan hanya orang dewasa saja yang memilikinya, tidak dengan sekarang.

Namun di sisi lain, kemudahan anak-anak untuk mengakses gadget mereka pun perlu diperhatikan oleh orang tua agar gadget yang diberikan tidak digunakan untuk hal-hal yang negatif. 

"Gadget tetap bisa diberikan kepada anak-anak, tetapi sebaiknya dengan pendampingan orang tua. Sebaiknya tidak dimiliki secara pribadi, tetapi dpinjamkan kepada anak-anak. Selain itu, beri batasan kepada anak-anak untuk bermain gadget mereka, misalnya hanya dari jam 6 - 8 malam setelah itu dikembalikan kepada orang tua," ujar Jovita Maria Ferliana, M. Psi, psikolog klinis anak, perkembangan anak, anak berkebutuhan khusus, serta psikologi keluarga. 

Kemudian ketika gadget sudah dberikan kepada anak, sebaiknya dilakukan perincian apa saja yang mereka lakukan pada gadget yang diberikan kepada mereka tersebut. 

(Baca juga: Hadirnya Gadget di Kamar Pangkas Waktu Tidur Anak)

Yang paling penting adalah tanamkan pada anak bahwa jika gadget tersebut harus digunakan untuk hal-hal yang bersifat positif.

"Pertama, gadget dipakai buat melihat tugas-tugas sekolah yang diberikan di grup whatsapp, misalnya. Kedua, jelaskan pada anak bahwa gadget bisa digunakan untuk menambah wawasan mereka. Dan yang terakhir, baru boleh dipakai untuk kegiatan yang bersifat rekreatif," ujar Jovita. 


(Ketika gadget sudah dberikan kepada anak, sebaiknya dilakukan perincian apa saja yang mereka lakukan pada gadget yang diberikan kepada mereka tersebut. Foto: Rodion Kutsaev/Unsplash.com)

Selain itu juga, sebaiknya ketika anak-anak mau mengunggah sesuatu ke media sosial perlu mendiskusikannya terlebih dahulu dengan orang tua.

Hal ini dilakukan agar orang tua bisa tetap mengetahui apa saja yang dibagikan oleh anak-anaknya di media sosial. Mengingat saat mereka mengunggah sesuatu di media sosial maka akan ada banyak orang yang melihatnya. 

Orang tua juga sebaiknya memberikan aturan kepada anak bahwa ketika sedang bermain gadget tidak boleh di dalam kamar. Anak-anak bisa bermain gadget mereka di ruang tamu atau ruang keluarga agar orang tua bisa mengontrolnya. 

"Jika anak-anak sudah mulai mengikuti aturan-aturan yang kita berikan tersebut, orang tua bisa mulai memberikan tanggung jawab kepada anak-anaknya untuk memberikan gadget secara penuh. Tapi perlu dilihat juga, apakah ketika gadget sudah diberikan sepenuhnya namun si anak bisa membagi waktu tidak, atau masih bisa punya social life tidak? Jika jawabannya tidak, maka gadget yang sudah diberikan bisa diambil kembali dan kembali diberikan aturan-aturan seperti sebelumnya," ujar Jovita. 

"Namun jika anak sudah bisa membagi waktunya dengan baik, masih bisa bersosialisasi dengan baik, masih bisa memiliki social life dengan baik, berarti anak sudah bisa diberikan tanggung jawab secara penuh untuk diberikan gadget," tutur Jovita. 





(TIN)