Mengejar Tayangan Perdana, Tanda Psikologis Apa?

Yatin Suleha    •    Kamis, 26 Apr 2018 12:21 WIB
psikologiFilm Avengers Infinity War
Mengejar Tayangan Perdana, Tanda Psikologis Apa?
Banyak orang yang ingin melihatnya di tayangan perdananya. Kenapa begitu berbondong-bondongnya orang jadi yang pertama kali melihatnya. Tanda apakah ini secara psikologis? (Foto: Krists Luhaers/Unsplash.com)

Jakarta: Ramainya tayangan perdana sebuah film jadi fenomena yang menarik. Avengers: Infinity War contohnya. Di hari perdananya serta beberapa hari ke depan bookingan tiket sudah habis terjual.

Tim Medcom.id beberapa kali sempat mencoba membooking via online di beberapa aplikasi, hasilnya pun mengejutkan, bangku kosong hanya di bagian depan-depan saja. Dan untuk beberapa tayangan di jam siang hingga sore pun sudah ludes tidak bersisa.

Banyak orang yang ingin melihatnya di tayangan perdananya. Kenapa begitu berbondong-bondongnya orang jadi yang pertama kali melihatnya. Tanda apakah ini secara psikologis?

Menurut psikolog anak, remaja, dan keluarga Efnie Indrianie, M.Psi dari Fakultas Psikologi, Universitas Kristen Maranatha, Bandung, menjelaskan bahwa salah satu kebutuhan manusia dalam kehidupan sosial adalah aktualisasi diri. "Hal ini sering ditunjukkan dengan berupaya menunjukkan eksistensi atau keberadaan dirinya di masyarakat," ulas Efnie.

(Baca juga: Antusiasme Pemutaran Perdana Avengers Infinity Wars di Jakarta)


(Melihat tayangan perdana sebuah film dan mengunggahnya dalam media sosial merupakan salah satu bentuk kebutuhan aktualisasi diri seseorang. Foto: Erik Lucatero/Unsplash.com)

Dalam KBBI, arti aktualisasi secara psikologis adalah usaha berkelanjutan untuk memenuhi tujuan tertentu.

"Nah, untuk mewujudkan hal tersebut beragam cara ditempuh oleh seseorang. Salah satunya adalah dengan menunjukkan pada orang-orang bahwa dirinya selalu up to date dengan perkembangan terkini. Dan film merupakan hal yang termasuk ke dalam perkembangan terkini," ucap wanita yang masih aktif mengajar ini.

"Sebagai orang yang bisa menonton paling awal di tanah air terhadap film-film jebolan Hollywood (film Box Office-yang paling ditunggu) menjadi prestise (menunjukkan kemampuan) tersendiri," papar wanita yang ramah ini.

"Dan dengan mengunggah hal tersebut ke dunia sosial maka kebutuhan aktualisasi diri sedikit terpenuhi, apalagi jika unggahan tersebut di tanggapi oleh banyak orang. Apalagi jika diundang ke gala premier filmya, maka kebutuhan aktualisasi diri semakin terpenuhi dengan memajang foto-foto di acaranya di media sosial. Jadi tak heran jika berbondong-bondong selalu ingin jadi yang pertama dalam menonton film tersebut terjadi."















Konsultan: Efnie Indrianie, M.Psi 
Psikolog anak, remaja, dan keluarga
Fakultas Psikologi, Universitas Kristen Maranatha, Bandung






(TIN)