Cara Mencegah Anak Jadi Tukang Gosip

Raka Lestari    •    Kamis, 22 Feb 2018 13:58 WIB
keluarga
Cara Mencegah Anak Jadi Tukang Gosip
Menurut penelitian yang dilakukan Dr.McDonald, pada umur 8-9 tahun anak-anak yang melakukan gosip akan lebih memiliki banyak teman dan lebih disukai oleh teman-teman sebayanya. (Foto: Michal Janek/Unsplash.com)

Jakarta: Bergosip adalah hal yang mungkin dilakukan oleh anak-anak usia 8-9 tahun. "Anak-anak seusia ini menggunakan gosip untuk mengetahui seberapa besar kekuatan dan pengaruh yang mereka miliki terhadap orang lain," jelas Karin S. Frey, Ph.D., asisten profesor psikologi pendidikan di University of Washington di Seattle. "Mereka juga melakukannya untuk menjadi lebih populer." 

Untungnya, sebagai orang tua Anda bisa mengajarkan anak-anak untuk tidak melakukan gosip dan menghindari anak Anda menjadi seseorang tukang gosip. Hal-hal yang bisa dilakukan antara lain:

1. Berbicara kepada anak Anda
"Berikan penjelasan kepada anak Anda bahwa jenis gosip ini bisa menyakiti seseorang, sama seperti menggoda atau mengejek orang lain," jelas penulis studi Kristina McDonald, Ph.D. Ia menyarankan agar Anda berbicara kepada anak Anda dan memposisikan anak Anda sebagai orang yang sedang dibicarakan tersebut dan tanyakan kepada anak Anda bagaimana perasaannya jika dia dibicarakan dengan cara seperti itu.

(Baca juga: 4 Langkah Mengembangkan Potensi Anak)


(Menurut penelitian yang dilakukan Dr.McDonald, pada umur 8-9 tahun anak-anak yang melakukan gosip akan lebih memiliki banyak teman dan lebih disukai oleh teman-teman sebayanya. Foto: Lotte Meijer/Unsplash.com)

2. Ajarkan mengenai privasi 
Jelaskan kepada anak Anda mengenai apa yang harus diceritakan kepada orang lain dan yang tidak perlu. "Masalah teman-temannya seperti masalah keluarga, masalah percintaan, ataupun masalah sekolah tidak perlu dibicarakan terhadap orang banyak karena hal tersebut adalah sebuah privasi," ujar Eileen Kennedy-Moore, Ph.D., seorang psikolog klinis di Princeton, New Jersey. 

3. Membina pertemanan 
Menurut penelitian yang dilakukan Dr.McDonald, pada umur 8-9 tahun anak-anak yang melakukan gosip akan lebih memiliki banyak teman dan lebih disukai oleh teman-teman sebayanya.

Namun, beritahukan kepada anak Anda jika semakin sering mereka bergosip, maka akan semakin sering juga dirinya dibicarakan oleh teman-temannya. Efek samping yang bisa dialami adalah, anak-anak akan sulit memiliki pertemanan yang dekat dan akrab. 

4. Ajarkan untuk meredam penyebaran gosip 
"Meskipun beberapa anak jarang memulai gosip, mereka mungkin merasa sulit untuk tidak menyebarkannya kepada orang lain," kata Dr Kennedy-Moore. "Jelaskan kepada anak Anda bahwa fakta-fakta itu bisa tercampur aduk dan akan menjadi gosip yang menyebar dari orang ke orang dan itu adalah hal yang tidak baik dengan menyebarkan rumor yang belum tentu kebenarannya," katanya. 










(TIN)