Studi: Satu dari Empat Orang Merasa Tradisi Valentine Membosankan

Sri Yanti Nainggolan    •    Sabtu, 10 Feb 2018 16:59 WIB
valentine
Studi: Satu dari Empat Orang Merasa Tradisi Valentine Membosankan
Studi: Satu dari Empat Orang Merasa Tradisi Valentine Membosankan (Foto: gettyimages)

Jakarta: Sebuah penelitian menyebutkan bahwa satu dari empat pasangan merasa 'ritual' Hari Valentine mulai membosankan.

Studi yang dilakukan oleh Groupon tersebut menemukan bahwa 80 persen pasangan akan tetap merayakan Hari Valentine tahun ini, namun mayoritas (53 persen) merasa mereka hanya melakukan yang yang sama dari tahun ke tahun.

Hampir setengah dari orang Amerika dapat memprediksi hadiah apa yang akan diterima dari pasangan dan 26 persen dari mereka mulai merasa tradisi tersebut membosankan.

Studi yang mensurvei 2.000 orang Amerika yang memiliki pasangan tersebut menemukan bahwa 80 persen responden mengungkapkan berbagi pengalaman dengan pasangan setelah makan malam adalah kunci untuk merayakan Hari Valentine yang sempurna.

Selain itu, 80 persen dari mereka juga mengaku senang mendapat hadiah di Hari Valentine, di mana itu bisa dimasukkan sebagai pengalaman yang bisa dibagikan bersama pasangan.

Kemudian, beberapa kegiatan yang mereka ingin coba di hari kasih sayang itu adalah mendatangi konser, berkeliling menyaksikan atraksi budaya dan mengikuti kelas memasak.

Penemuan tersebut juga menunjukkan bahwa pasangan mereka harus tahu bagaimana peran mereka dalam momen tersebut. Lebih dari sepertiga wanita mengaku tak pernah mendapat kejutan dari pasangan dan lebih dari setengah (56 persen) mengungkapkan bahwa pasangan tak pernah mempersiapkan piknik romantis untuk mereka.

Ketika ditanya tentang menghabiskan akhir pekan bersama, hampir setengah dari partisipan tak pernah merasakannya.

Faktanya, banyak orang yang mengharapkan malam yang intim, di mana tujuh dari 10 orang ingin pasangan mereka melakukan langkah lain setelah kencan malam Hari Valentine sukses.


 


(ELG)