5 Tipikal Tetangga Menyebalkan dan Cara Menyikapinya

Sri Yanti Nainggolan    •    Kamis, 21 Dec 2017 16:32 WIB
tips & trik
5 Tipikal Tetangga Menyebalkan dan Cara Menyikapinya
(Foto: Shutterstock)

Jakarta: Dalam pemilihan tempat tinggal, satu hal yang tak bisa Anda ubah, yaitu tetangga. Mereka adalah kelompok orang yang akan lalu lalang di lingkungan Anda setiap hari.

Tak semua tetangga menyenangkan, namun Anda tak bisa berbuat banyak. Berikut adalah lima jenis tetangga yang biasa ditemui, dan bila Anda merasa terganggu, begini cara mengatasinya.

1. Keluarga sempurna

Ini adalah tipikal tetangga di mana setiap anggota keluarga selalu keluar rumah dalam keadaan rapi, kapan pun itu. Bukan tak mungkin Anda menjadi merasa risih karena secara langsung menjadi membandingkan mereka dengan keluarga sendiri. Untuk menghilangkan perasaan negatif, cobalah jadikan mereka sebagai inspirasi agar memiliki kehidupan yang lebih baik. Selain itu, ingatlah tak ada yang sempurna di dunia ini untuk membuat Anda merasa lebih baik.

2. Selalu liburan

Tipikal tetangga seperti ini tak hanya heboh di hari raya besar, namun semua tanggal merah. Terkadang, kehebohan mereka dalam mempersiapkan liburan bisa terdengar hingga luar. Meski kesal, cobalah tahan rasa tak senang Anda dan ambillah sisi positif, setidaknya tetangga Anda tak berbuat onar.

3. Selalu ingin tahu

Jenis tetangga satu ini selalu ingin tahu urusan orang lain (termasuk orang-orang sekitarnya) dan senang membicarakan hal tersebut dengan orang yang mau mendengarkan.

Jika Anda tak senang, batasi pembicaraan dengan mereka, namun jangan memutus tali silahturahmi. Jika mereka mulai mengajak Anda bergosip, jujurlah dengan cara yang sopan atau cobalah menghindari dengan berpura-pura ada urusan di dalam rumah.

4. Berisik

Memiliki tetangga yang selalu berisik karena berbagai kegiatan dalam rumah mereka, entah pesta atau memang bersuara keras, tentu membuat tak nyaman. Bila mulai terasa terganggu, lebih baik bicarakan dengan mereka secara langsung. Bawakan tetangga kue atau makanan, sebelum mengungkapkan ketidaknyamanan yang Anda rasakan.

5. Tukang pinjam

Tak ada yang salah dengan orang yang senang meminjam, namun lain cerita bila selalu lupa dikembalikan. Cobalah untuk memnanyakan lebih spesifik bila si tetangga mencoba pinjam lagi, misalnya berapa lama akan dipinjam atau tawarkan agar Anda yang mengambilnya sendiri.





(DEV)