Kenapa Perempuan Zaman Sekarang Mudah Berselingkuh?

Sri Yanti Nainggolan    •    Minggu, 28 Aug 2016 14:38 WIB
romansa
Kenapa Perempuan Zaman Sekarang Mudah Berselingkuh?
(Foto: Shutterstock)

Metrotvnews.com, Jakarta: Sebuah penelitan menemukan, bahwa perempuan secara genetik cenderung memiliki laki-laki 'cadangan' bila hubungan mereka berakhir.

Para ilmuwan dari University of Texas mengungkapkan bahwa manusia kini telah berkembang dalam hal menjalin hubungan monogami.

Hipotesis beralih pasangan tersebut menyatakan bahwa manusia kini tetap menguji hubungan yang dijalani sembari mencari pilihan jangka panjang yang lebih baik.

"Monogami seumur hidup bukanlah karakteristik utama lagi. Putus dengan satu pasangan dan menjalin dengan yang lain adalah karakter akurat yang umum, bahkan mungkin primer sebagai strategi pernikahan," ujar penulis penelitian senior, Dr. David Buss kepada Sunday Times.

Pada zaman nenek moyang, saat banyak penyakit, pola makan buruk, dan minimnya pelayanan kesehatan sehingga hanya sedikit orang yang mampu melewati usia 30 tahun, mencari pasangan yang tepat adalah kebutuhan.

Namun hingga kini, tak ada studi yang menunjukkan apakah manusia cenderung monogami atau tidak.

Kelakuan manusia dipengaruhi oleh banyak faktor, seperti lingkungan dan pengalaman hidup, dan apa yang terjadi dalam rahim hanya memiliki efek sederhana pada sesuatu yang kompleks seperti hubungan seksual.

"Perselingkuhan terjadi sebagai bentuk dari asuransi pasangan, memiliki laki-laki dijadikan sebagai garansi masa depan," ujar Buss.

Ia mengungkapkan, banyak hal bisa terjadi pada pasangan, seperti bersleingkuh, menjadi cacat, meninggal, atau berubah.

"Perempuan zaman dulu tak bisa memiliki pilihan cadangan jarena mereka kekurangan proteksi dan sumber (manusia)," katanya.

 


(DEV)