Penelitian: Binatang Peliharaan Saat Kecil Bisa Memengaruhi Kebiasaan Makan Anda

Raka Lestari    •    Jumat, 20 Apr 2018 13:41 WIB
hewan peliharaanpsikologi
Penelitian: Binatang Peliharaan Saat Kecil Bisa Memengaruhi Kebiasaan Makan Anda
Studi menunjukkan bahwa mereka yang memiliki hewan peliharaan di masa kecil secara signifikan lebih mungkin untuk mengikuti diet vegetarian. (Foto: Alicia Jones/Unsplash.com)

Jakarta:  Penelitian baru di Amerika Serikat menemukan bahwa jumlah binatang peliharaan yang Anda miliki saat kecil dapat memengaruhi kebiasaan makan Anda di masa dewasa, dan mereka yang tumbuh dengan hewan peliharaan di sekitar mereka lebih cenderung menjadi vegetarian ketika mereka bertambah dewasa.

Studi tersebut dilakukan oleh para peneliti di University di Albany, New York. Studi tersebut mengamati 325 pria dan wanita dengan usia rata-rata 30 tahun para peserta diberikan pertanyaan mengenai berapa banyak dan jenis-jenis hewan yang mereka miliki ketika masa kanak-kanak.

Para peserta juga ditanya tentang hubungan mereka dengan hewan peliharaan mereka, termasuk seberapa sering mereka merawat hewan peliharaan mereka, seberapa dekat kedekatan mereka dengan hewan peliharaan, dan bagaimana sikap dan keyakinan mereka terhadap penggunaan dalam makanan, pakaian, dan penelitian.

Hasilnya menunjukkan bahwa mereka yang memiliki hewan peliharaan di masa kecil secara signifikan lebih mungkin untuk mengikuti diet vegetarian atau vegan ketika mereka dewasa dibandingkan dengan mereka yang tidak memiliki hewan peliharaan ketika masih kecil. 

(Baca juga: Memilih Hewan Peliharaan Sesuai Perkembangan Si Kecil)


(Memiliki hubungan dekat dengan hewan peliharaan ketika masa anak-anak juga merupakan prediktor kuat bahwa para peserta dalam penelitian tersebut akan menahan diri dari produk hewani. Foto: Alicia Jones/Unsplash.com)

Mereka yang memiliki berbagai jenis hewan peliharaan selama masa kanak-kanak, seperti hamster, anjing, dan kucing dibandingkan hanya memiliki anjing, lebih mungkin untuk menghindari berbagai produk hewani daripada mereka yang memiliki hewan peliharaan lebih sedikit.

Memiliki hubungan dekat dengan hewan peliharaan ketika masa anak-anak juga merupakan prediktor kuat bahwa para peserta dalam penelitian tersebut akan menahan diri dari produk hewani ketika mereka sudah dewasa. 

"Tampaknya individu yang memiliki berbagai jenis hewan peliharaan lebih mudah berempati dengan hewan ternak atau yang digunakan dalam penelitian," kata rekan penulis studi Sydney Heiss. 

"Misalnya, seseorang yang hanya memiliki anjing mungkin mengalami kesulitan untuk merasa empati terhadap seekor sapi, sedangkan seseorang yang dibesarkan dengan hewan ternak mungkin lebih mudah menyesuaikan diri dengan karakteristik yang dimiliki oleh semua spesies dan oleh karena itu, lebih mampu berempati dengan semua hewan."






(TIN)