Mengajarkan Anak Menghargai Keberagaman

Sri Yanti Nainggolan    •    Jumat, 01 Jun 2018 09:02 WIB
keluarga
Mengajarkan Anak Menghargai Keberagaman
Orang tua juga diharapkan dapat membangun kompetensi anak agar lebih peka dalam menghormati dan mencintai perbedaan. (Foto: London Scout/Unsplash.com)

Jakarta: Indonesia adalah negara yang penuh dengan keberagaman, baik suku, ras, agama, maupun budaya.

Sebagai orang tua, mengajarkan untuk menghargai keberagaman adalah penting untuk menciptakan keharmonisan dan kedamaian dalam kehidupan.

Bagaimanakah cara terbaik untuk memperkenalkannya?

"Diperkenalkan sedini mungkin bahwa setiap orang memiliki perbedaan," jawab psikolog anak Feka Angge Pramita, M.Psi dalam media gathering Frisian Flag, Kamis 31 Mei 2018.

(Baca juga: Pentingnya Komunikasi dalam Menangkal Masuknya Radikalisme pada Anak)


(Sebagai orang tua, mengajarkan untuk menghargai keberagaman adalah penting untuk menciptakan keharmonisan dan kedamaian dalam kehidupan. Foto: ALexander Drummer/Unsplash.com)

Menurutnya anak perlu diberikan sosialisasi etnik-ras, yaitu tranmisi informasi, nilai, dan perspektif mengenai ras dan etnis dari orang tua. Hal ini bisa dimulai dengan komunikasi yang baik, seperti diskusi.

"Kuncinya adalah mendapatkan waktu tepat dimana kita mendengarkan terlebih dahulu bagaimana sudut pandang anak."

Dengan hal tersebut, orang tua bisa menggali emosi positif pada anak sekaligus menanamkan nilai-nilai kebaikan seputar keberagaman.

"Saat mendengarkan anak, kita sebaiknya tidak langsung melarang bergaul dengan orang lain dengan alasan tak jelas. Nanti anak malah cari tahu sendiri."

Orang tua juga diharapkan dapat membangun kompetensi anak agar lebih peka dalam menghormati dan mencintai perbedaan, dimana sifat tersebut akan membuat si kecil lebih mudah beradaptasi di lingkungan sosial.




(TIN)