Mengatasi Anak Kecanduan Gawai

Sri Yanti Nainggolan    •    Rabu, 20 Sep 2017 16:15 WIB
psikologi anak
Mengatasi Anak Kecanduan Gawai
Tingkat kedekatan orangtua dengan anak punya pengaruh besar bagi perkembangan anak. (Foto: Redd Angelo/Unsplash.com)

Metrotvnews.com, Jakarta: Pemandangan anak yang tak bisa lepas dari gawai adalah hal yang wajar saat ini. Bagaimanakah cara untuk melepaskan kecanduan terhadap alat elektronik tersebut?

Adiksi terjadi ketika kegiatan tersebut mulai mengganggu rutinitas sehari-hari, seperti pekerjaan terbengkalai atau tak memerhatikan jam makan lagi. 

"Anak yang sudah terlanjur adiksi game atau gawai pada dasarnya sudah tak baik, akan sulit bila melarangnya," ujar psikolog klinis anak Firesta Farizal, M.Psi., Psikolog, selaku Direktur Mentari Anakku dalam soft launching Game Anak Sholeh, Rabu (20/9/2017) di kawasan Manggarai, Jakarta Selatan.



Untuk bisa menghentikannya, Firesta mengungkapkan bahwa tingkat kedekatan anak dengan orangtua memberi pengaruh besar. 

(Baca juga: Berapa Lama Waktu yang Tepat Bagi Anak Bermain Game?)

"Kalau komunikasinya baik dan dekat, tak akan terlalu susah membuatnya berhenti. Bahkan, seharusnya risiko 'kecolongan' juga kecil."

Ia menambahkan, perilaku pencegahan atau preventif adalah cara terbaik untuk menghindari dari gawai dimana orangtua seharusnya sudah mulai menyadari adanya perilaku yang tak beres. 



"Seharuanya orangtua sudah sadar ketika anak bersikap acuh tak acuh. Adiksi tak terjadi secara tiba-tiba," pungkas Firesta

Kepekaan orangtua memang sangat dibutuhkan untuk mendeteksi kecanduan tersebut. Hal ini karena tingkat adiksi yang parah akan sulit disembuhkan, hingga harus meminta bantuan profesional seperti dokter atau psikolog.









(TIN)