Studi: Pelajaran Piano Tingkatkan Kemampuan Bahasa Anak

Sri Yanti Nainggolan    •    Rabu, 27 Jun 2018 13:07 WIB
keluargaperkembangan anak
Studi: Pelajaran Piano Tingkatkan Kemampuan Bahasa Anak
Studi membuktikan bahwa anak-anak yang memiliki pelajaran piano menunjukkan keuntungan yang signifikan. (Foto: João Silas/Unsplash.com)

Jakarta: Sebuah penelitian menemukan bahwa pelajaran piano tak hanya memberi efek khusus terhadap kemampuan membedakan nada, namun juga dalam membedakan kata-kata dalam keseharian. 

Namun, hal tersebut tak memberi manfaat khusus pada kemampuan kognitif secara keseluruhan seperti IQ atau kemampuan ingatan. 

"Anak-anak tidak berbeda dalam ukuran kognitif yang lebih luas, tetapi mereka menunjukkan beberapa perbaikan dalam diskriminasi kata, terutama untuk konsonan. Kelompok piano menunjukkan perbaikan terbaik di sana," kata Robert Desimone dari The Massachusetts Institute of Technology (MIT).

Penelitian yang diterbitkan dalam jurnal Proceedings of National Academy of Sciences tersebut mengumpulkan data dari hampir 100 anak berusia empat atau lima tahun yang dibagi menjadi tiga kelompok. 

Kelompok satu menerima les piano 45 menit tiga kali seminggu; kelompok kedua menerima instruksi membaca tambahan untuk periode waktu yang sama; dan kelompok terakhir tidak menerima intervensi tersebut. 


(Sebuah penelitian menemukan bahwa pelajaran piano tak hanya memberi efek khusus terhadap kemampuan membedakan nada, namun juga dalam membedakan kata-kata dalam keseharian. Foto: Louis Smith/Unsplash.com)

(Baca juga: Belajar Musik Intrumental Tingkatkan Potensi Si Kecil dalam Berbagai Bidang)

Setelah enam bulan, para peneliti menguji kemampuan anak-anak untuk membedakan kata-kata berdasarkan perbedaan vokal, konsonan, atau nada.

Hasilnya menunjukkan bahwa, anak-anak yang memiliki pelajaran piano menunjukkan keuntungan yang signifikan daripada anak-anak kelompok pembacaan tambahan dalam membedakan antara kata-kata yang berbeda oleh satu konsonan.

Anak-anak dalam kelompok piano dan kelompok pembacaan tambahan berkinerja lebih baik daripada anak-anak yang tidak menerima intervensi dalam hal membedakan kata-kata berdasarkan perbedaan vokal. 

"Itu hal besar bagi anak-anak dalam memelajari bahasa karena mampu mendengar perbedaan antara kata-kata. Mereka benar-benar mendapat manfaat dari itu," tambah Desimone. Para peneliti berharap temuan mereka dapat mendorong sekolah lain untuk menjaga atau meningkatkan persembahan musik mereka.




(TIN)