Kapan Si Kecil Mulai Belajar Melompat?

Raka Lestari    •    Selasa, 31 Jul 2018 08:20 WIB
perkembangan anak
Kapan Si Kecil Mulai Belajar Melompat?
Mengajarkan anak-anak untuk bisa melompat memerlukan latihan agar mereka bisa melompat dengan baik dan benar. (Foto: Aaron Mello/Unsplash.com)

Jakarta: Melompat memiliki beberapa manfaat bagi anak-anak terutama ketika mereka sedang melakukan olahraga atau sedang bermain. Jika Anda memiliki anak balita, mungkin pernah bertanya-tanya kapan anak Anda bisa mulai melompat?

Dan ternyata, mengajarkan anak-anak untuk bisa melompat memerlukan latihan agar mereka bisa melompat dengan baik dan benar. 

Dikutip dari Romper, biasanya balita sudah bisa melompat antara usia 2 sampai 3 tahun. Setelah mereka belajar berjalan, mereka akan mulai mengangkat satu kaki dari tanah pada saat yang sama, kemudian mereka akan berlatih keseimbangan tanpa menapakkan kaki mereka ke tanah. Melompat juga membutuhkan koordinasi, kekuatan, dan yang paling penting adalah keberanian. 

Begitu bayi belajar berjalan, mereka mulai menguji keseimbangan mereka, akhirnya mencoba belajar melompat dari tempat yang rendah sampai ke tempat yang lebih tinggi dan tentunya lebih sulit.

Sebagian besar batita berusia 26 bulan melompat dari posisi berdiri, tetapi mungkin mereka sudah bisa melakukan lompatan-lompatan kecil pada usia 21 bulan, menurut What to Expect. 

(Baca juga: 6 Tahap Tumbuh Kembang Anak yang Harus Diketahui Orangtua)


(Biasanya balita sudah bisa melompat antara usia 2 sampai 3 tahun. Setelah mereka belajar berjalan, mereka akan mulai mengangkat satu kaki dari tanah. Foto: Neonbrand/Unsplash.com)

Jika anak Anda terlihat tidak tertarik untuk belajar melompat, Anda bisa mendorong mereka untuk bisa melakukannya karena belajar motorik merupakan hal yang sangat penting.

Day2Day Parenting menyarankan untuk membuat garis menggunakan kapur di lantai kemudian tunjukkan kepada mereka cara melompat dengan menyontohkan cara melompat seperti kanguru. 

Mengajarkan keterampilan dengan menggunakan permainan yang meniru hewan dapat membantu mereka merasa bahwa belajar itu menyenangkan. Atau bisa juga dengan menggunakan permainan gelembung udara.

Anda bisa meniupkan gelembung udara dan meminta mereka untuk meletuskan gelembung menggunakan tangan, sehingga mereka mau tidak mau harus melompat untuk meletuskan gelembung tersebut. 




(TIN)