Lima Desainer Indonesia Pukau Pengunjung LA Fashion Week

Elang Riki Yanuar    •    Sabtu, 21 Oct 2017 16:56 WIB
festival busanafashion show
Lima Desainer Indonesia Pukau Pengunjung LA Fashion Week
Jeffry Tan dan Dela Dewi (Foto: dok. pribadi)

Metrotvnews.com, Jakarta: LA Fashion Week 2017 yang berlangsung di Alexandria Ballroom di kota Los Angeles berjalan sukses. Acara yang berlangsung pada 4-8 Oktober ini menjadi istimewa karena keikutsertaan lima desainer asal Indonesia.

Kelima desainer Indonesia yang menampilkan karyanya di LA Fashion Week 2017 yaitu, Jeffry Tan, Rinda Salmun, Sav Lavin, Lotuz dan Byo (Tommy Ambiyo). Dela Dewi, fashion stylist dan style blogger asal Indonesia merasa bangga dengan keterlibatan desainer Tanah Air di ajang fesyen internasional. Dela yang kini bermukim di Los Angeles menyaksikan langsung antusiasme pengunjung ketika busana karya desainer Indonesia dipamerkan.

"Saya sangat bangga dengan para perancang perancang busana muda Indonesia yang mengikuti ajang LA Fashion Week (LAFW) ini. Artinya karya seni mereka bisa diterima khalayak orang Amerika dan secara tidak langsung juga mengenalkan budaya Indonesia ke luar negeri melalui beberapa rancangan mereka yang memasukan corak desain tradisional busana Indonesia," kata Dela Dewi dalam keterangan tertulisnya.

Jeffry Tan menampilkan busana dengan sentuhan geometris dan modern sophisticated. Sedangkan, Rinda Salmun mengangkat kain lurik Jawa yang dipadukan dengan berbagai macam material. Rinda menggunakan unsur aristokrat Jawa. Berbeda dengan Sav Lanin yang mengaku menciptakan karya berdasarkan pengalaman pribadi dan sentuhan persolan pemakai busananya.


Jeffry Tan disambut di LA Fashion Week (Foto: dok. pribadi)

"Saya melihat karya busana Jeffry Tan pernah dipakai oleh penyanyi Kylie Minoque, penyanyi Amerika Carrie Underwood, Pussy Cat Dolls dan selebriti Amerika lainnya. Berarti karya bangsa bisa merambah pasarnya ke luar negeri," katanya.

Dela pun berharap, desainer Indonesia akan lebih banyak lagi tampil di ajang fesyen internasional. Apalagi menurut Dela, persyaratan mengikuti ajang LA Fashion Week cukup mudah. Tapi tentu saja, desainer yang ikut harus benar-benar memiliki karya unik dan berbeda.

"Bila ada perancang busana Indonesia yang ingin ikut LAFW bisa langsung mendaftarkan ke website LA Fashion Week. Persyaratan untuk bisa masuk LAFW, setahu saya sepanjang karya busana mereka bisa masuk ke kriteria orang sini, seperti dalam hal kualitas dan mengamati gaya trend selera warga yang ada di LA serta busana tersebut harus memadai untuk kebutuhan iklim di sini," jelasnya.





 


(ELG)