Tidur Terpisah dengan Orang Tua Membuat Bayi Terlelap Lebih Lama

Sri Yanti Nainggolan    •    Selasa, 13 Jun 2017 15:28 WIB
anak-anak
Tidur Terpisah dengan Orang Tua Membuat Bayi Terlelap Lebih Lama
(Foto: Women's Health)

Metrotvnews.com, Jakarta: Bayi mengalami pola tidur yang tak menentu. Tak jarang orang tua terbangun tengah malam untuk menenangkan si kecil. Sebuah penelitian menemukan salah satu cara untuk membuat bayi terlelap lebih lama.

Penelitian yang dipublikasikan dalam jurnal Pediatrics tersebut membagikan beberapa pertanyaan pada 279 ibu terkait durasi tidur bayi, lokasi tidur, kebiasaan bangun di malam hari, pemberian makan di malam hari, jam tidur, dan perilaku tidur bayi mereka yang berusia 4-9 bulan. Kemudian dilakukan penelitian lanjutan saat si kecil sudah berusia 12-30 bulan.

Hasilnya, bayi berusia lebih dari empat bulan yang tidur di kamar sendiri tidur 45 menit lebih nyenyak dibandingkan bayi yang tidur bersama orang tua. Kebiasaan tidur sendiri tersebut memberi efek jangka panjang dimana setelah 30 bulan, mereka mengalami durasi tidur yang lebih lama dibanding bayi yang tidur di kamar orang tua.

Penemuan yang dilakukan oleh Penn State College of Medicine tersebut juga menemukan bahwa berbagi tempat tidur adalah permulaan dari berbagi kamar dimana hal tersebut bertentangan dengan rekomendasi American Academy of Pediatrics (AAP) yang menyebutkan bahwa bayi sebaiknya tetap tidur bersama orang tua hingga berusia 12 bulan untuk menghindari adanya risiko sindrom kematian bayi mendadak (SIDS). Penyebab kematian tersebut bisa dikarenakan penggunaan selimut atau bantal yang di luar pengawasan orang tua.

Tentu saja, keamanan saat tidur adalah prioritas utama dimana durasi yang lebih lama akan membuat anak lebih bahagia dan lebih sehat dan orang tua pun merasakan hal serupa.

Hasi penelitian tersebut, mengenai bayi tidur terpisah, pun memberi pandangan baru dan para peneliti meminta APP untuk memperbarui rekomendasi tersebut.


(DEV)