Enam Ciri Orang Narsistik

Sri Yanti Nainggolan    •    Sabtu, 07 Apr 2018 13:52 WIB
psikologi
Enam Ciri Orang Narsistik
Enam Ciri Orang Narsistik (Foto: gettyimages)

Jakarta: Sebuah penelitian menyebutkan bahwa enam persen dari populasi memiliki Gangguan Personalitas Narsistik (NPD) yang didominasi oleh pria.

Studi yang dipublikasi dalam The Journal of Clinical Psychiatry tersebut menemukan bahwa gangguan tersebut lebih banyak dialami pria (7,7 persen) dibandingkan wanita (4,8 persen).

Berikut adalah beberapa pertanda seseorang mengalami NPD menurut psikologis klinis Dr Forrest Talley dan direktur eksekutif di The Clay Centre for Young Healthy Minds di Massachusetts General Hospital Dr Gene Beresin, seperti dilansir Independent.

1. Hanya membicarakan diri sendiri
Narsisis cenderung lebih banyak membicarakan dirinya, seperti kesuksesan, kesukaan, atau hal-hal seputar dirinya dalam sebuah percakapan.

"Narsisis akan terlihat bosan ketika membicarakan Ada dan akan mengubah subyek menjadi dirinya. Terkadang mereka pendengar yang baik, tapi hanya ketika hal itu berkaitan dengan kesukaan atau kebutuhan mereka," terang Dr Beresin.

2. Ingin terus dipuji
Narsisis selalu ingin menjadi pusat perhatikan dan berharap pasangan akan memuji mereka secara terus-menerus, bahkan saat sedang nongkrong bersama orang lain.

Tipikal ini akan tersinggung bila Anda tak berada di pihak mereka atau bila Anda mempertanyakan seberapa hebatnya mereka.

3. Merendahkan orang lain
Egosentrik sering terobsesi dengan aspek negatif dari kehidupan orang lain. Bahkan teman-teman dekat dan anggota keluarga mereka mungkin tidak terhindar dari penghakiman.

Mereka berpikir dapat melakukan pekerjaan yang lebih baik daripada yang lain, yang memperkuat keyakinan bahwa mereka selalu benar.

4. Sensitif dan bereaksi berlebihan
Ketika kebutuhan emosional seorang narsisis tidak terpenuhi, reaksi mereka sering kali berlebihan. Menurut Dr Talley, kebanyakan orang narsis akan tampak sangat marah atau menangis sampai orang lain meminta maaf.

5. Kurang empati
“Ketika dunia hanya tentang Anda, ada sedikit ruang tersisa untuk memiliki empati yang tulus dan berkelanjutan terhadap orang lain,” kata Dr Talley.

Tipikal ini jarang melakukan hal-hal yang membutuhkan pengorbanan dan kerendahan hati.

6. Tidak supportif
Bukannya mendukung, seorang narsistik justru akan membuat perasaan orang lain semakin ciut.

"Mereka akan sering menyebabkan Anda merasa buruk tentang diri Anda sendiri. Keberhasilan Anda mengancam mereka," kata Dr Talley.


 


(ELG)