Tanda-tanda Pernikahan Anda Berubah Menjadi Pernikahan Tanpa Seks

Raka Lestari    •    Selasa, 20 Feb 2018 18:15 WIB
seks dan kesehatan
Tanda-tanda Pernikahan Anda Berubah Menjadi Pernikahan Tanpa Seks
"Komunikasi sangat penting untuk kehidupan seks yang sehat, dan keintiman tidak bisa berkembang tanpa adanya komunikasi," ujar Vanessa Marin, terapis seks. (Foto: Bin Thi?u/Unsplash.com)

Jakarta: Meski jarang dibicarakan, perkawinan tanpa seks mungkin jauh lebih umum daripada yang mungkin Anda pikirkan. Diperkirakan bahwa sebanyak 15 persen pasangan suami istri belum melakukan hubungan seks dalam enam sampai 12 bulan terakhir, menurut sebuah artikel di New York Times tahun 2009.

Tentu saja, tingkat keinginan pasangan mungkin berfluktuasi dari waktu ke waktu karena sejumlah alasan misalnya, kelahiran anak, masalah kesehatan atau efek samping obat.

Dan ternyata ada hubungan di mana pasangan melakukan hubungan seksual secara rutin atau tidak. Dan berikut ini adalah tanda-tanda potensial bagi Anda dan pasangan memiliki pernikahan yang tanpa seks, seperti dikutip dari Huffingtonpost.com.

1. Anda lebih merasa sebagai teman satu kamar dibandingkan pasangan
"Ketika Anda mulai merasa seperti teman sekamar, Anda mungkin perlu mengganti jaket atau pakaian yang nyaman untuk Anda dan bersiap-siap untuk malam yang intim bersama," ujar Shannon Chavez, psikolog dan terapis seks.

2. Anda tidak nyaman membicarakan masalah seks berdua
"Jika Anda tidak pernah melakukan percakapan mengenai seks secara terbuka dengan pasangan Anda, kemungkinan Anda akan memiliki hubungan periode pernikahan tanpa seks. Komunikasi sangat penting untuk kehidupan seks yang sehat, dan keintiman tidak bisa berkembang tanpa adanya komunikasi," ujar Vanessa Marin, terapis seks.

(Baca juga: 4 Posisi Seks Paling Berbahaya untuk Pria)


("Komunikasi sangat penting untuk kehidupan seks yang sehat, dan keintiman tidak bisa berkembang tanpa adanya komunikasi," ujar Vanessa Marin, terapis seks. Foto: Courtesy of Westend61/Getty images)

3. Memberikan seluruh waktunya terhadap anak-anak
Umumnya kebanyakan orang tua baru perlu banyak memfokuskan energi, kekuatan, dan pikiran terhadap bayi yang baru lahir. Penting untuk mengenali bahwa Anda perlu mengurus diri dan hubungan Anda begitu bayi berusia beberapa bulan.

Anda dapat melakukan hubungan seks ketika anak-anak Anda tidur, tapi jika semua yang Anda lakukan setiap malam adalah membaca cerita dan membersihkan piring-piring setelah makan malam, rutinitas bisa menjadi membosankan dan melelahkan.

4. Anda berhenti menggoda satu sama lain
Cobalah untuk saling menggoda, melakukan eye contact satu sama lain ketika memiliki waktu untuk berduaan. Berikanlah isyarat-isyarat kepada pasangan bahwa Anda berdua saling tertarik satu sama lain.

5. Anda dan pasangan jarang bersentuhan satu sama lain
Anda dan pasangan tidak saling bersentuhan satu sama lain dalam waktu beberapa bulan bahkan ketika mengucapkan halo dan selamat tinggal. Anda juga tidak bersentuhan satu sama lain ketika berada di dalam mobil atau sedang duduk di sofa.

6. Anda memiliki harapan mengenai seks yang tidak realistis
"Seks yang difokuskan pada suatu tujuan akan menciptakan harapan yang tidak realistis dan meningkatkan potensi kekecewaan jika harapan tersebut tidak terpenuhi. Yang terbaik adalah fokus untuk menciptakan lingkungan dengan pasangan di mana Anda bisa memberi dan menerima kesenangan," ujar Chavez.









(TIN)