Ini Kata Studi Tentang Perbedaan Anak Laki-Laki dan Perempuan

Torie Natalova    •    Rabu, 07 Nov 2018 08:50 WIB
perkembangan anak
Ini Kata Studi Tentang Perbedaan Anak Laki-Laki dan Perempuan
Beberapa penelitian menunjukkan bahwa orang tua memperlakukan anak secara berbeda berdasarkan jenis kelamin, mulai dari saat mereka lahir. (Foto: Larm Rmah/Unsplash.com)

Jakarta: Banyak orang tua yang mengatakan bahwa anak laki-laki dan perempuan secara alami berbeda. Sebagian dari mereka mengetahui bahwa anak laki-laki lebih aktif dan agresif, sedangkan anak perempuan lebih peduli dan kooperatif.

Psikiater Louann Brizendine dan terapis Michael Gurian mengatakan bahwa otak laki-laki dan perempuan sudah terprogram untuk menjadi beda, dengan anak perempuan sudah siap untuk empati dan komunikasi, sedangkan anak laki-laki lebih tinggi memahami sistem secara alami.

(Baca juga: Mengapa Anak Laki-laki dan Perempuan Berhenti Bermain Bersama?)
 

(Psikiater Louann Brizendine dan terapis Michael Gurian mengatakan bahwa otak laki-laki dan perempuan sudah terprogram untuk menjadi beda. Foto: Annie Spratt/Unsplash.com)

American Academy of Pediatric mengatakan, anak laki-laki lebih mungkin bersifat fisik dan aktif sedangkan anak perempuan cenderung bersikap komunikatif dan tenang.

Namun, semua kembali lagi pada pola pengasuhan para orang tua. Satu penelitian tidak menemukan perbedaan anak laki-laki dan perempuan yang masih berada dalam kandungan hingga usia 3 bulan. Setelah usia 3 bulan ke atas, rata-rata anak laki-laki lebih aktif daripada 2/3 anak perempuan.

Beberapa penelitian menunjukkan bahwa orang tua memperlakukan anak secara berbeda berdasarkan jenis kelamin, mulai dari saat mereka lahir. 

Hal inilah yang dapat membentuk karakter sang anak sejak kecil. Faktanya, anak laki-laki memiliki otak yang lebih besar sebanding dengan ukuran tubuh rata-rata mereka yang lebih besar dibanding anak perempuan.





(TIN)