3 Kesalahan Orang Tua yang Memicu Anak jadi Kecanduan Smartphone

Sri Yanti Nainggolan    •    Minggu, 01 Oct 2017 11:22 WIB
keluarga
3 Kesalahan Orang Tua yang Memicu Anak jadi Kecanduan Smartphone
(Foto: The Health Site)

Metrotvnews.com, Jakarta: Saat ini, anak kecil tak bisa lepas dari smartphone  menjadi pemandangan yang umum ditemui. Mereka sibuk melihat video atau bermain game, hingga lupa akan dunia sekitar. 

 
"Kecanduan tersebut tak terjadi dalam satu malam, namun ada proses yang dimulai sejak kecil. Kecanduan tersebut merupakan tanggung jawab orang tua," ujar psikiater dr Sanghanayak Meshram dari Mumbai, India. 
 
Berikut penyebab yang memicu anak kecanduan smartphone, dan orang tua berperan dalam kebiasaan buruk tersebut. 
 
1. Memberikan supaya anak nyaman
 
Mengasuh anak memang tak mudah. Tak jarang orang tua memberikan anak smartphone  agar si kecil tak rewel. Dengan demikian, orang tua dapat bersantai sejenak. 
 
Seiring berjalannya waktu, solusi instan tersebut menjadi kebiasaan karena hal tersebut memang tak membahayakan anak secara fisik. Padahal, hal tersebut salah. Paparan cahaya layar dan diam terlalu lama dapat menyebabkan perubahan kimia di otak dan tubuh kurang bergerak. Hal tersebut juga menyebabkan anak kecanduan sehingga tak bisa lepas dari gawai.
 
2. Berpikir itu sebagai sarana belajar
 
Tak sedikit orang tua yang berpikir demikian. Dengan konsep e-learning yang tengah populer, orang tua menganggap smartphone  adalah alat edukasi. Hal tersebut memang tak sepenuhnya salah. 
 
Namun, orang tua perlu memberikan pengawasan penuh karena bisa saja anak membuka situs yang kurang tepat untuk usianya, mengingat banyak video berkedok pembelajaran yang justru menggiring pola pikir yang tak baik, misalnya kekerasan. 
 
3. Berpikir itu tak berbahaya karena anak tetap sibuk
 
Meskipun anak terlihat sibuk, bukan berarti itu tak masalah. Sebuah ungkapan yang perlu diingat, "Diam adalah emas, kecuali jika Anda memiliki anak. Itu mencurigakan."
 
Jadi, anak yang hanya berdiam diri dengan smartphone  dan menolak untuk bermain atau cenderung menyendiri, adalah kesibukan yang tak baik. (The Health Site)


(DEV)