Puteri Indonesia Pariwisata 2018 Sempat Menjadi Bahan Ejekan Teman Sekolahnya

Raka Lestari    •    Selasa, 31 Jul 2018 19:06 WIB
puteri indonesia
Puteri Indonesia Pariwisata 2018 Sempat Menjadi Bahan Ejekan Teman Sekolahnya
Meskipun berhasil meraih gelar Puteri Indonesia Pariwisata 2018, Wilda juga pernah mengalami bullying dari para teman-temannya dahulu karena postur badannya yang cukup tinggi. (Foto: Dok. Medcom.id/Rey)

Jakarta: Wilda Octaviana Situngkir atau akrab dipanggil Wilda Situngkir ini merupakan Runner Up 2 Puteri Indonesia 2018. Kesuksesannya meraih Runner Up 2 Puteri Indonesia 2018 membuat dirinya juga terpilih menjadi Puteri Indonesia Pariwisata 2018.

Meskipun berhasil meraih gelar Puteri Indonesia Pariwisata 2018, namun ia juga pernah mengalami bullying dari teman-temannya dahulu karena postur badannya yang cukup tinggi.

"Aku awalnya memang jadi bahan bully di SMP sampai SMK bahkan kuliah. Karena rata-rata temanku itu lebih pendek dari aku semua, akhirnya mereka kayak minder kalau jalan sama aku. Aku kalau enggak disuruh depan mereka, atau di belakang mereka kalau jalan karena mereka minder," tutur wanita kelahiran 27 Oktober 1995 ini. 

"Jadi pas SMK aku suka dikatain tiang listrik, tapi ternyata seiring berjalannya waktu aku ikut Puteri Indonesia justru ini jadi kelebihan aku."

(Baca juga: Sifat Toleransi Serta Keberagaman Agama Jadi Visi dan Misi Puteri Indonesia 2018)


(Meskipun berhasil meraih gelar Puteri Indonesia Pariwisata 2018, Wilda juga pernah mengalami bullying dari para teman-temannya dahulu karena postur badannya yang cukup tinggi. Foto: Dok. Medcom.id/Rey)

Menjadi Puteri Indonesia Pariwisata membuat Wilda harus mengetahui tempat-tempat mana di Indonesia yang menarik untuk dikunjungi oleh para wisatawan. "Kalau aku tertarik ke Kepulauan Seribu. Kenapa? Karena ternyata di tengah-tengah Jakarta yang sarat dengan kehidupan kota ternyata Jakarta tuh punya tempat yang bisa digunakan untuk relaksasi di tengah-tengah kota." 

"Beberapa waktu lalu saya sudah pernah ke sana juga untuk melihat lokasi, dan memang tempatnya itu sudah ada Tujuh Sapta Pesonanya karena saya percaya ketika objek wisata sudah menanamkan Tujuh Sapta Pesona itu, sudah dianggap dan harus dikunjungi banyak wisatawan, orang-orang lokal juga harus ke situ," tutur Wilda.

Tujuh Sapta Pesona sendiri merupakan tujuh kriteria tempat wisata yang terdiri dari Aman, Bersih, Indah, Tertib, Sejuk, Ramah Tamah, dan Kenangan. "Tempatnya bersih, ramah, aman, nyaman, dan tentu membawakan kenangan. Ketika kita ke sana ada saja yang kita bawa, ada saja cerita yang bisa jadi kenangan," ujar Wilda.

Selain Kepulauan Seribu, Wilda juga ingin lebih memperkenalkan lagi daerahnya sendiri yaitu Kalimantan Barat agar bisa lebih dikenal oleh para wisatawan. 

Wilda menganggap dengan dirinya terpilih sebagai Puteri Pariwisata Indonesia 2018 itu juga menjadi tugas dan tantangan besar bagi dirinya untuk lebih mengangkat nama Kalimantan Barat.

"Karena di Kalimantan Barat untuk objek wisata memang masih minim dan masih dalam pengembangan, namun dari segi kulturnya, kulinernya di sana cukup banyak dicari orang."

Untuk pariwisata di Indonesia sendiri secara keseluruhan menurut Wilda sudah mulai berkembang. "Kalau untuk pariwisata, di seluruh Indonesia sudah mulai berkembang dan semakin baik," tutup Wilda.




(TIN)