Survei: Jumlah Anak Pengaruhi Kebiasaan Mengunci Pintu

Sri Yanti Nainggolan    •    Kamis, 21 Dec 2017 13:32 WIB
keluarga
Survei: Jumlah Anak Pengaruhi Kebiasaan Mengunci Pintu
Menariknya, setelah memiliki anak pertama, para responden dalam survei Safehome mengaku cenderung lupa mengunci pintu. Hal ini terlihat dari survei 80 keluarga dengan anak satu yang selalu mengunci pintu. (Foto: Bench Accounting/Unsplash.com)

Jakarta: Sebuah survei yang dilakukan oleh Safehome, perusahaan yang meninjau sistem keamanan mencari tahu bagaimana kebiasaan mengunci pintu pada 1000 warga Amerika Serikat. 

Hasilnya, beberapa area terlihat lebih memperhatikan keamanan rumah dibanding area lain. Sekitar 81 persen penduduk di area Tenggara mengaku mengunci pintu. Sementara 54 persen di area Barat laut juga tak pernah lupa mengunci pintu rumah mereka. 

Kedua area tersebut dipilih berdasarkan analisis Safehome yang merefleksikan kecenderungan perampokan di berbagai area. 

Pada 2015, area Selatan memiliki tingkat perampokan terbanyak, yaitu sekitar 45 persen, yang menjawab alasan mengapa lebih banyak persentase warga yang mengunci pintu rumah mereka. 


(Menariknya, setelah memiliki anak pertama, para responden dalam studi Safehome mengaku cenderung lupa mengunci pintu. Hal ini terlihat dari survei 80 keluarga dengan anak satu yang selalu mengunci pintu. Foto: Ian Nollan/Gettyimages)

(Baca juga: Langkah Sederhana Memastikan Rumah Aman Saat Natal)

Sementara, area timur laut menyumbang 10 persen dari banyaknya perampokan yang terjadi di tahun yang sama, dengan 58 persen responden dari New England dan 74 persen responden Atlantik Tengah mengaku selalu mengunci pintu rumah. 

Survei tersebut juga menganalisa berdasarkan jenis rumah, seberapa baik mereka mengenal tetangga, alat keamanan yang digunakan (termasuk mengandalkan hewan peliharaan anjing), dan berapa anak yang dimiliki. 

Menariknya, setelah memiliki anak pertama, para responden mengaku cenderung lupa mengunci pintu. Hal ini terlihat dari survei 80 keluarga dengan anak satu yang selalu mengunci pintu, sementara hanya 54 persen responden dengan empat anak atau lebih yang melakukan hal serupa. 

Hal ini bisa dimaklumi, mengingat kesibukan dalam mempersiapkan anak sekolah membuat orangtua lupa memikirkan keamanan paling dasar tersebut.










(TIN)