Pentingnya Mengetahui Tanggal Kedaluwarsa Tabir Surya

Sri Yanti Nainggolan    •    Sabtu, 26 May 2018 12:02 WIB
kecantikankesehatan kulit
Pentingnya Mengetahui Tanggal Kedaluwarsa Tabir Surya
Pentingnya Mengetahui Tanggal Kedaluwarsa Tabir Surya (Foto: gettyimages)

Jakarta: Tabir surya adalah salah satu cairan yang tiap hari dioleskan ke kulit untuk melindungi tubuh dari paparan sinar matahari. Namun, apakah cairan satu ini memiliki masa kedaluwarsa?

Food and Drug Administration (FDA) mewajibkan semua produk tabir surya mencantumkan tanggal kedaluwarsa kecuali produk tersebut telah terbukti bertahan setidaknya tiga tahun. Jadi, jika tidak terdapat tanggal kedaluwarsa, Anda bisa menggunakan produk tersebut tiga tahun setelah tanggal pembelian.

Selain tanggal, apakah produk tersebut masih pantas digunakan atau tidak dapat dilihat dari bentuknya.

"Jika tabir surya tidak lagi terlihat, memiliki bau, atau terasa berbeda dari saat pertama dibeli, Anda harus membuangnya," tukas Dr. Joshua Zeichner, dokter kulit di Mount Sinai Hospital di New York City.

Perubahan tersebut menandakan bahwa produk tersebut tidak lagi aktif melindungi kulit dari sinar matahari.

Di satu sisi, tabir surya yang belum dibuka juga dapat kehilangan keefektifan seiring berjalannya waktu. Oleh karena itu, Zeichner menyarankan untuk mengganti tabir surya setiap berganti musim.

"Anda tak tahu sudah berapa lama tabir surya itu sudah di toko, jadi agak sulit menentukan kapan tanda tiga tahun itu berakhir."

Zeichner juga menyebutkan bahwa penggunaan tabir surya pada kulit sendiri tidaklah sedikit dalam satu kali pemakaian, sekitar satu ons atau 28 gram. Belum lagi, pemakaian berulang setiap beberapa jam. Jadi, pada dasarnya, tabir surya tak bisa bertahan lama bila digunakan dengan benar.

 


(ELG)