Lakukan Ini untuk Menarik Perhatian Pria di Aplikasi Kencan

Sri Yanti Nainggolan    •    Kamis, 22 Feb 2018 12:11 WIB
romansa
Lakukan Ini untuk Menarik Perhatian Pria di Aplikasi Kencan
(Foto: Shutterstock)

Jakarta: Sebuah survei yang dilakukan oleh aplikasi kencan  The League menemukan bahwa  satu dari tiga pasangan yang sukses dimulai dari wanita yang mengirimkan pesan terlebih dahulu.

Survei tersebut menganalisa data dari 100 pasangan sukses yang bertemu dalam aplikasi dan telah menjalin hubungan lebih dari satu tahun.

Di satu sisi, menurut pakar kencan Madeleine Mason, wanita juga lebih cenderung memulai kencan dalam kehidupan nyata, meski mereka tak menyadarinya.

"Pria jarang mengejar wanita jika mereka tidak mendapat sinyal ketertarikan, apakah tersenyum, mengangguk, menghempaskan rambut," katanya kepada The Independent.

Menurutnya, hal tersebut merupakan perilaku bawaan dalam DNA dan terjadi di sebagian besar masyarakat. Jadi mungkin tidak begitu berbeda dalam konteks daring.

Selain mengumumkan bahwa wanita dapat meningkatkan peluang mereka untuk menemukan cinta dengan melakukan langkah pertama, data The League juga mengungkapkan bahwa semua pasangan yang sukses memiliki skor The League yang tinggi dimana kehadiran dan inisiasi tinggi serta skor untuk sifat tak dapat dipercaya rendah.

"Itu masuk akal. Seseorang yang teliti lebih cenderung mendapatkan hasilnya. Orang yang lebih stabil dan andal, semakin besar kemungkinannya untuk dilihat sebagai calon pasangan dalam pernikahan."

Menariknya, pasangan yang sukses juga memiliki perbedaan usia rata-rata tiga tahun dan lebih dari 80 persen memperoleh tingkat pendidikan yang sama.

Data tersebut juga mengungkapkan bahwa pasangan mengirim rata-rata 34 pesan pada satu sama lain sebelum bertukar nomor telepon. Namun, bukan berarti kuantitas yang lebih sedikit akan berakhir tak bahagia.

Survei tersebut juga menyebutkan bahwa seseorang setidaknya cocok dengan 84 orang sebelum benar-benar mengalami cerita cinta yang sukses.

Meskipun statistik tersebut dapat membantu beberapa orang dalam mencari pasangan, Mason menekankan bahwa setiap individu memiliki cerita cinta berbeda.

"Data tersebut membantu untuk merenungkan bagaimana seseorang bisa menemukan pasangan secara daring dan mungkin ada hal-hal yang dapat Anda ubah (misalnya, sifat tak dapat dipercaya). Namun itu hanyalah angka dan tak perlu terlalu dipikirkan," sarannya.




(DEV)