Benarkah Generasi Milenial Lebih Boros dan Sulit Menabung?

Sri Yanti Nainggolan    •    Sabtu, 27 Jan 2018 18:51 WIB
generasi milenial
Benarkah Generasi Milenial Lebih Boros dan Sulit Menabung?
(Foto: Shutterstock)

Jakarta: Banyak orang berpikir bahwa generasi milenial lebih boros dan tak bisa menabung. Faktanya, justru cara menyimpan uang mereka lebih baik dari generasi sebelumnya. 

 
Menurut 2018 Better Money Habits Millennial Report yang dirilis oleh Bank of America, sebanyak 63 persen kaum Milenial memiliki tabungan dengan 47 persen berjumlah sekitar USD15 ribu (sekitar Rp 200 juta), dan 16 persen bahkan memiliki lebih dari USD100 ribu.
 
Rahasia kesuksean tersebut ternyata sederhana. Tak seperti generasi sebelumnya, kaum milenial membuat target tabungan dan mematuhinya. Survei tersebut menemukan bahwa 73 persen dari mereka membuat dan mengikuti pengeluaran bulanan yang mereka tentukan. 
 
Selain itu, mereka tahu kualitas diri mereka. Menurut survei tersebut, 46 persen dari mereka telah meminta kenaikan gaji dalam dua tahun terakhir, dibandingkan dengan 36 persen anggota Gen X dan 39 persen dari Baby Boomers. Selain itu, 80 persen milenial yang meminta kenaikan gaji disetujui. 
 
Untuk mengompilasi laporan tersebut, para analisis menyurvei 1.500 responden berusia 18 sampai 71 tahun tentang pandangan mereka mengenai keuangan pribadi. Kaum milenial dalam penelitian ini dikategorikan berusia 23 sampai 37 tahun.
 
Di satu sisi, stereotipe dimana kaum milenial tak bisa menabung dibangun oleh pemikiran kaum itu sendiri. Meskipun tidak lebih buruk dari generasi sebelumnya, 64 persen dari mereka yang disurvei mengatakan bahwa generasi mereka tidak dapat mengelola uang. 
 
Lebih jauh lagi, 73 mengatakan bahwa mereka (dan rekan-rekan mereka) menghabiskan terlalu banyak uang untuk hal-hal yang tidak penting, dan 75 persen berpikir bahwa mereka mengeluarkan lebih banyak uang dari pada generasi lainnya.


(DEV)