Tepatkah Membahas Kesehatan Anak Secara Langsung?

Sri Yanti Nainggolan    •    Rabu, 05 Oct 2016 11:00 WIB
kesehatan anak
Tepatkah Membahas Kesehatan Anak Secara Langsung?
Sampaikan kondisi dan informasi kepada si kecil sebijak mungkin. (Foto: Foxnews)

Metrotvnews.com, Jakarta: Membicarakan bagaimana kesehatan anak pada mereka bukanlah hal yang mudah bagi orangtua. Selama bertahun-tahun, telah terjadi perubahan dari pendekatan untuk meyakinkan, bahwa tidak ada yang perlu dicemaskan terkait kesehatan anak.

"Ketika anak-anak memiliki prognosis buruk, reaksi pertama kita adalah untuk melindungi mereka dengan menahan informasi sebisa mungkin. Ini karena kita sering takut bahwa berbagi berita buruk akan menyakiti mereka. Tapi banyak anak-anak mendapatkan manfaat dari mengetahui lebih banyak tentang penyakit mereka," kata Dr. Bryan Sisk dari Rumah Sakit St. Louis Children.

Ia menambahkan, jika orangtua menyembunyikan berita buruk, maka anak akan melihat tingkah aneh yang ditunjukkan keluarganya sebagai kesalahan anak. Sama seperti orang dewasa, anak-anak juga menginginkan informasi, namun perlu kewaspadaan dalam membeberkannya. 

Beberapa penelitian terbaru menunjukkan bahwa anak-anak, terutama remaja yang lebih tua, dapat mengatasi dengan baik, meskipun itu berita terburuk. 

Untuk keluarga dimana orangtua memegang kendali penuh, dokter akan berperilaku diplomatis dimana bersikap netral dengan memberikan anak-anak informasi yang dibutuhkan, dan membuat orangtua tetap merasa sebagai pemegang kendali.

(Baca juga: Dokter: Lutut "O" pada Batita Itu Normal)

"Ini bukan situasi 'semua atau tidak sama sekali'. Ada banyak faktor di sini, seperti dinamika keluarga, agama, dan perbedaan hukum," ujar Dr Gary Freed, seorang peneliti pediatri University of Michigan's Mott Children's Hospital di Ann Arbor.

Dokter harus berhati-hati dalam memberikan informasi medis pada anak-anak dan orangtua, terutama dalam hal detail. Bahkan bila anak tak diperkenankan mendengar fakta tersebut, tidak ada kebohongan. 

Hal terbaik yang bisa dilakukan dokter adalah dengan membicarakan bagaimana perlunya check-up rutin karena itu adalah fondasi untuk membicarakan hal serius tersebut kelak. 

"Hal ini membutuhkan upaya dari dokter, untuk benar-benar mengeksplorasi semua nuansa yang berbeda dengan pasien dan keluarga, tentang bagaimana mereka ingin mendengar informasinya. Dan bagaimana mereka membuat keputusan di dalam keluarga mereka," kata Dr. Abby Rosenberg, seorang peneliti onkologi pediatrik di Rumah Sakit Seattle Children dan Universitas Washington.






(TIN)