Studi: Wanita Cenderung Tak Tertarik dengan Pria yang Pamer Kekayaan

Sri Yanti Nainggolan    •    Jumat, 11 May 2018 12:33 WIB
romansapsikologi
Studi: Wanita Cenderung Tak Tertarik dengan Pria yang Pamer Kekayaan
Para peneliti dari University of Buffalo menemukan bahwa tampilan yang mencolok, seperti mengendarai mobil yang mewah, bisa merugikan ketika menyangkut mencari pasangan hidup yang sesungguhnya. (Foto: Mark Jefferson Paraan/Unsplash.com)

Jakarta: Sebuah studi menunjukkan bahwa wanita cenderung tak ingin menjalin hubungan jangka panjang dengan pria yang senang memamerkan kekayaan.

Para peneliti dari University of Buffalo menemukan bahwa tampilan yang mencolok, seperti mengendarai mobil yang mewah, bisa merugikan ketika menyangkut mencari pasangan hidup yang sesungguhnya. 

Mengapa demikian? Alasannya karena orang yang mengendarai kendaraan mewah dipandang kurang dapat dipercaya dan lebih pemilih khususnya secara seksual. 

Sebuah studi yang dipublikasi dalam jurnal Evolutionary Psychological Science meminta 375 mahasiswa untuk melengkapi survei daring untuk melihat bagaimana mereka menafsirkan tampilan kekayaan seorang pria.

Para partisipan diminta membaca deskripsi dari dua orang pria yang membeli mobil dan menilai setiap karakter dalam perilaku berkencan dan mengasuh, ketertarikan dalam hubungan, dan daya tarik pada orang lain. 

(Baca juga: Pilih Pasangan, Wanita Indonesia Matrealistis)


(Foto: Courtesy of Independent.co.uk)

Kedua pria fiktif tersebut menghabiskan anggaran yang sama di mana satu orang membuat investasi hemat, sementara yang lain memilih mobil dengan cat baru, roda yang lebih besar, dan sistem suara yang mengesankan.

Hasil penelitian menunjukkan bahwa baik partisipan laki-laki maupun perempuan lebih tertarik pada hubungan seksual singkat dan tidak berkomitmen jangka panjang dengan pria dengan mobil yang mencolok.

Menariknya, pria yang membuat pembelian mobil hemat menerima nilai tertinggi sebagai calon pasangan hidup, orang tua dan pemberi nafkah.

"Para peserta menunjukkan pemahaman secara intuitif bahwa pria yang berinvestasi dalam tampilan barang (pamer) yang menampilkan properti sensorik berlebih, memiliki strategi reproduksi dengan usaha kawin yang lebih tinggi, minat serta hasrat yang lebih besar dalam hubungan seksual jangka pendek, serta investasi masa depan sebagai ayah yang lebih rendah daripada pria yang berinvestasi dalam pertimbangan kepraktisan," jelas Daniel Kruger, penulis utama studi ini.

Hal tersebut bertentangan dengan gagasan bahwa menampilkan sumber daya mencolok pria membuat wanita lebih tertarik karena mereka secara handal mengisyaratkan investasi sumber daya masa depan yang diharapkan oleh pasangan, terutama pada keturunan.





(TIN)