Tiga Langkah Membangun Komunikasi yang Sehat dengan Pasangan

Raka Lestari    •    Selasa, 14 Aug 2018 12:53 WIB
tips & trik
Tiga Langkah Membangun Komunikasi yang Sehat dengan Pasangan
Dilansir dari Psychology Today, manfaat dari memberikan kalimat-kalimat pujian kepada pasangan diantaranya dapat membuat wajah lebih sehat. (Foto: Sept Commercial/Unsplash.com)

Jakarta: Kelancaran komunikasi menjadi salah satu syarat langgengnya sebuah hubungan. Untuk itu, membangun kebiasaan berkomunikasi dengan cara yang sehat perlu dijadikan prioritas bagi pasangan. 

Dikutip dari Elite Daily, berikut ini adalah kebiasaan-kebiasaan komunikasi secara sehat yang sebaiknya dibangun oleh pasangan. 

1. Sisihkan waktu untuk berkomunikasi

Terkadang, belajar untuk berkomunikasi satu sama lain bagi pasangan baru membutuhkan waktu. "Jadwalkan waktu untuk melakukan percakapan penting, seperti tentang uang, keputusan besar, anak-anak, dan bahkan seks," kata pakar seks Irene Fehr. 

"Menyisihkan waktu dan energi untuk berbincang satu sama lain dapat menghindari kesalahpahaman dan pertengkaran dari hal-hal yang tidak penting."

2. Lebih mengutamakan koneksi 

"Seringkali, kita berfikir bahwa komunikasi hanyalah membiarkan pasangan kita tahu apa yang kita pikirkan dan butuhkan," kata Fehr. 

"Anda perlu mendengarkan pasangan Anda ketika mereka benar-benar membutuhkan Anda. Dengan begitu, Anda bisa mengetahui apa yang dirasakan oleh pasangan ketika Anda mendengarkan dan berada disana, komunikasi seperti ini dapat membangun kepercayaan satu sama lain."

3. Sisihkan waktu untuk menentukan cara komunikasi Anda berdua

"Ini bisa dimulai dengan menanyakan apa yang disukai dan tidak disukai oleh pasangan," kata Fehr. Setiap individu memiliki perbedaan, jadi masuk akal bahwa kita semua memiliki cara berkomunikasi yang berbeda. 

Menurut Fehr, jika Anda memiliki komunikasi yang berjalan dengan baik maka pemicu konflik dalam hubungan dapat berkurang. Setelah Anda dan pasangan bisa memahami gaya komunikasi masing-masing, akan jauh lebih mudah untuk memiliki percakapan yang produktif.





(DEV)