Ini Alasan Mengapa Generasi Milenial Enggan Menikah dan Punya Anak

Sri Yanti Nainggolan    •    Rabu, 26 Apr 2017 13:15 WIB
romansa
Ini Alasan Mengapa Generasi Milenial Enggan Menikah dan Punya Anak
Sebuah laporan bahwa generasi Milenial cenderung menghindari pernikahan dan memiliki anak karena lebih fokus pada pendidikan dan karier. (Foto: Shutterstock)

Metrotvnews.com, Jakarta: Sebuah laporan bahwa generasi Milenial cenderung enggan menikah dan memiliki anak karena lebih fokus pada pendidikan dan karier. Pola pikir tersebut sangat bertentangan dengan generasi sebelumnya. 

Sebuah laporan berjudul The Changing Economics and Demographics of Young Adulthood: 1975-2016 yang diterbitkan oleh Departemen Perdagangan Amerika Serikat menyebutkan bahwa sebagian besar orang dewasa muda di negeri Paman Sam tersebut percaya bahwa prestasi pendidikan dan ekonomi adalah hal yang sangat penting di saat dewasa. 

Setali tiga uang, setengah dari orang Amerika juga yakin bahwa menikah dan memiliki anak bukanlah hal yang sangat penting saat mereka sudah dewasa. 



(Baca juga: Hal-hal yang Harus Diperhatikan dalam Hubungan Beda Usia)

Laporan tersebut mengategorikan generasi milenial adalah mereka yang berusia antara 18-34 tahun dimana nilai dan keyakinan mereka dibandingkan dengan kelompok usia yang sama di tahun 1975. 

Usia pernikahan adalah hal yang cukup signifikan terlihat jika dibandingkan dengan generasi sebelumnya. Pada tahun 1970-an, 8 dari 10 orang menikah pada usia 30 tahun.

Kini, masih dengan persentase yang sama, mereka berpendapat tak akan menikah hingga menginjak usia 45 tahun. Laporan tersebut menyimpulkan, orang dewasa muda bukannya tak mau menikah, mereka hanya menunggu lebih lama. 

Selain itu, meski enggan menikah, bukan berarti kaum milenial tidak menjalin hubungan yang serius dengan pasangan. 

Sementara itu, jumlah wanita berusia 25-35 tahun yang lebih memilih tinggal di rumah atau menjadi ibu rumah tangga juga ikut menurun dalam 40 tahun terakhir dari angka 43 persen menjadi 14 persen di tahun 2016. 

Satu dari tiga orang dewasa Amerika juga lebih suka tinggal dengan orangtua.

Persentase tersebut tak jauh berbeda dengan Inggris yang mengalami peningkatan dari 21 persen di tahun 1996, menjadi 36 persen di tahun ini untuk rentang usia 15-34 tahun. 

"Jelas terlihat bahwa generasi muda dewasa saat ini sangat berbeda dengan generasi muda sebelumnya dalam segala hal: bagaimana tingkat pendidikan dan pengalaman bekerja, kapan mulai membangun keluarga, atau dengan siapa mereka tinggal saat berkembang," ujar Jonathan Vespa, salah saorang penulis laporan.

Ia menambahkan, tak heran bila orangtua dan mereka memiliki pengalaman masa muda yang berbeda. 







(TIN)