60 Persen Orangtua di Indonesia Ingin Anaknya Kuliah di Luar Negeri

Sri Yanti Nainggolan    •    Rabu, 14 Sep 2016 20:04 WIB
keluarga
60 Persen Orangtua di Indonesia Ingin Anaknya Kuliah di Luar Negeri
(Foto: Edu)

Metrotvnews.com, Jakarta: Menurut sebuah survei dari HSBC Value of Education 2016, sebanyak 60 persen orang tua di Indonesia menginginkan anak mereka untuk kuliah di luar negeri.

Presentase ini adalah yang tertinggi dibandingkan dengan 16 negara lain yang rata-rata hanya 35 persen.

"Ini adalah masalah kepercayaan. Artinya mereka tidak percaya dengan pendidikan di Indonesia. Mereka merasa pendidikan di luar lebuh bagus," ujar Ina Liem selaku CEO Jurusanku.com dalam diskusi bertajuk Preferensi Orang Tua Indonesia Terhadap Pendidikan Terbaik Anak di Era Millennial, Rabu (14/9/2016).

Namun, Ina berpendapat hal tersebut tak menjadi masalah. Asalkan, anak-anak memberi sumbangsih kepada bangsa Indonesia selepas belajar di luar negeri.

(Baca: Berlakukan Wajib Belajar, Orangtua Lebih Dekat dengan Anak)

"Beberapa pilihan sekolah yang disasar biasanya adalah di Australia, Selandia Baru, Inggris, dan Kanada. Di sana universitas kebanyakan negeri, artinya itu bagus," tanggapnya.
 
Ia menambahkan, universitas negeri memiliki semacam aturan yang terus mengakreditasi kualitas kampus setiap tahun. Ini artinya standar kualitas pun terus diperbaiki.

Menurut Ina, ada beberapa kendala lain mengapa orang tua lebih memilih luar negeri sebagai prioritas pendidikan anak, yaitu dari segi pengajar dan fasilitas. Tenaga pengajar di Indonesia masih terbilang sedikit karena mereka yang memiliki ilmu merasa kurang laku sehingga mencari pekerjaan di tempat lain yang lebuh menjanjikan secara finansial.

"Mereka memilih pekerjaan lain karena merasa dosen adalah pekerjaan yang kurang menarik. Oleh karena itu, penambahan penghasilan seperti insentif bagi dosen perlu diperhitungkan," sarannya.

Dari segi fasilitas, universitas di luar negeri juga ditunjang alat-alat yang canggih sehingga mendukung kegiatan belajar mengajar.


Lihat Video: Orangtua Jadi Role Model saat Mengedukasi Anak




(DEV)