Tips Membuat Anak Lebih Waspada Terhadap Kejahatan Sekitar

Sri Yanti Nainggolan    •    Sabtu, 21 Oct 2017 13:29 WIB
keluargaperkembangan anak
Tips Membuat Anak Lebih Waspada Terhadap Kejahatan Sekitar
Tips Membuat Anak Lebih Waspada Terhadap Kejahatan Sekitar (Foto: shutterstock)

Metrotvnews.com, Jakarta: Kriminalitas anak yang semakin marak membuat orang tua semakin cemas. Keamanan dari luar seakan tak cukup, sehingga kita perlu melatih anak bagaimana harus bersikap saat mengalami kejahatan tak terduga.

Berikut adalah beberapa tips dari psikolog klinis Kamna Chibber dari pelayanan kesehatan Fortis untuk melatih anak agar lebih peka terhadap sekitar dan tak sungkan bercerita tentang kejadian yang membuatnya tak nyaman.

1. Berbicara pada anak
Dengarkan dan berikan perhatian penuh pada si kecil saat ia berbicara. Hal tersebut akan membuat mereka nyaman dan Anda bisa mencari tahu hal-hal yang dapat membahayakan mereka dari apa yang mereka bicarakan.

2. Beranikan mereka untuk membicarakan segala hal
Ada beberapa hal yang disembunyikan oleh anak dari orang tua. Ciptakan lingkungan yang transparan di mana memiliki keseimbangan yang tepat antara perilaku ramah dan disiplin. Dengan demikian, mereka tak akan takut membicarakan tentang apapun.

3. Memberitahu perbedaan antara pantas dan tidak
Ajarkan pada si kecil tentang sentuhan yang baik dan buruk. Jelaskan bagaimana batasan yang pantas dan tidak terkait sentuhan dari orang lain. Ajarkan juga bagaimana bereaksi bila mereka mengalami sesuatu yang membuat mereka tak nyaman.

4. Berikan respons yang tepat
Jika mereka menceritakan masalah atau insiden yang tengah dihadapi, cobalah bereaksi dengan tenang dan buatlah mereka menjadi nyaman. Respons marah hanya akan membuat mereka ketakutan dan enggan memberitahu Anda lagi.

5. Mewanti-wanti anak
Beritahukan pada anak bahwa kejahatan tak hanya dilakukan orang asing, namun bisa juga orang terdekat. Didiklah anak menjadi seseorang yang tak mudah percaya pada orang terdekat yang mencoba menyentuh mereka dengan cara buruk atau membuat mereka tak nyaman.

6. Berikan contoh
Jangan selalu menggunakan bahasa langsung terkait keselamatan si kecil. Berikan beberapa contoh seperti kecelakaan yang umum terjadi di lingkungan sekitar, bagaimana berita terkait kekerasan pada anak di media, dan beritahukan bagaimana harus bersikap.



 


(ELG)