4 Busana yang Sebaiknya Dihindari saat Wawancara Kerja

Sri Yanti Nainggolan    •    Jumat, 26 Jan 2018 17:57 WIB
tips & trik
4 Busana yang Sebaiknya Dihindari saat Wawancara Kerja
(Foto: Shutterstock)

Jakarta: Wawancara kerja adalah salah satu tahap yang cukup mendebarkan bagi pelamar kerja. Anda tak hanya harus mempersiapkan jawaban cerdas, penampilan juga harus diperhatikan.

Berikut adalah beberapa jenis pakaian yang sebaiknya tak Anda gunakan saat bertemu dengan calon bos Anda.

1. Sepatu

"Jangan gunakan sepatu datar. Gunakan sepatu yang lebih dewasa. Itu penting," saran Sarah Tam, kepala fesyen di Rent The Runway. Sementara, untuk pria, tidak disarankan menggunakan alas kaki yang memperlihatkan jari kaki.

"Untuk pria, saya tak sarankan menggunakan alas yang terbuka di bagian depan kaki, tetapi untuk wanita sepatu sandal mungkin tak masalah," ujar Brian Ricci,  executive administrator di Rich Brilliant Willing.

Ricci menambahkan, sebaiknya hindari menggunakan pakaian olahraga atau celana stretch, pakaian terbuka, dan atasan yang menerawang.

2. Wangi pakaian

Maksudnya, cara orang menilai dari bau Anda. Tak sedikit orang yang memakai pewangi berlebihan, atau mereka yang berbau makanan karena setelah selesai makan siang," kata Andy Limpus, direktur akuisisi bakat di Penske Media Corporation.

Tiffanie Lai, manajer di Native Shoes di Vancouver, Kanada, menyarankan agar berhati-hati saat memakai cologne atau parfum, dan mungkin tak perlu menggunakannya.

"Anda tidak pernah tahu sensitivitas apa yang dimiliki orang, terutama bila menyangkut alergi," katanya.

3. Mengenal perusahaan tempat melamar

Untuk menarik perhatian, berpakaianlah sesuai dengan jabatan yang dilamar.

"Jika saya mewawancara seseorang dengan posisi kreatif dan dia berpakaian jas, maka mereka tak benar-benar mengenal perusahaan kami. Seharusnya, ia lebih bergaya. Namun, jika posisi akuntan, maka lebih baik menggunakan pakaian formal," terang Limpus.

Ia menambahkan, lebih baik merepresentasikan penampilan berdasarkan jabatan yang dipilih, daripada sesuai dengan citra perusahaan.

4. Percaya diri

Pakailah blazer untuk menambah rasa percaya diri. Selain itu, kemeja putih dengan rok yang sesuai juga bisa menjadi pilihan bagus.

"Gunakan pakaian yang berkancing ke bawah. Pastikan Anda menunjukkan versi terbaik diri Anda," pungkas Laurel Pantin, editorial dan direktur mode di Coveteur.

Selain pakaian, kemampuan dan pengalaman adalah dua hal yang seharusnya paling menjual dari diri Anda. Namun, tak ada salahnya bila penampilan juga ikut merefleksikan diri dan membuat nyaman.


Lihat video:




(DEV)