Kesan Desainer Asal Jepang Usai Merasakan Kemacetan di Jakarta

Sri Yanti Nainggolan    •    Selasa, 13 Mar 2018 17:50 WIB
modest wear
Kesan Desainer Asal Jepang Usai Merasakan Kemacetan di Jakarta
Desainer modest fashion Hiroko Maemasu mengungkapkan serunya mencari bahan pakaian di Jakarta. (Foto: Sri Yanti)

Jakarta: Desainer modest fashion Hiroko Maemasu mengungkapkan serunya mencari bahan pakaian untuk koleksi busana miliknya di Jakarta.

Dua label fashion miliknya, yaitu Huw Roman dan Farbe akan berpartisipasi dalam Jakarta Modest Fashion Week yang akan berlangsung Juli tahun ini.

Ia mengaku, cukup antusias dalam mencari bahan pakaian yang diinginkan seperti mengunjungi pasar atau pertokoan grosir yang direkomendasikan para desainer lokal.

Menurutnya, salah satu kendala yang dialaminya adalah transportasi yang tak mudah di Jakarta.

"Saya beberapa kali ke Jakarta dan biasanya naik taksi. Namun, saking macetnya, saya pun akhirnya menggunakan ojek motor agar lebih cepat," ujarnya dalam peluncuran portal fesyen #MARKANARIE, Selasa, 13 Maret 2018.

Hal ini adalah pengalaman baru bagi dirinya, di mana dirinya awalnya takut tetapi akhirnya terbiasa.

"Saya jadi mengerti mengapa orang Indonesia tak bersemangat seperti orang Jepang pada pagi hari. Mereka melalui banyak rintangan, termasuk macet," tambahnya.

Hiroko adalah desainer yang menggeluti bidang yang masih minim peminat di Jepang, yaitu modest fashion. Namun, hal tersebut tak menghalangi kecintaannya pada konsep pakaian yang santun dan tertutup tersebut, ia mengeluarkan label pakaian Huw Roman untuk pasar internasional dan Farbe yang diproduksi di Jakarta.

"Saya tertarik dengan modest fashion setelah melihat pakaian abaya di Dubai, bentuknya seperti kimono, berkelas tinggi tapi dijadikan pakaian sehari-hari," katanya.

Label Huw Roman, yang diambil dari Hiroko' Mind (pemikiran Hiroko) diperuntukkan bagi para wanita pekerja berusia 20 akhir dengan konsep elegan dan didominasi bahan katun.


(DEV)