Pengaruh Gaya Berpakaian saat Kencan Pertama

Sri Yanti Nainggolan    •    Sabtu, 24 Mar 2018 21:20 WIB
romansagaya
Pengaruh Gaya Berpakaian saat Kencan Pertama
Pengaruh Gaya Berpakaian saat Kencan Pertama (Foto: istock)

Jakarta: Pemilihan pakaian untuk berkencan bisa cukup memusingkan. Bahkan, sebuah studi menemukan bahwa gaya berpakaian memengaruhi ketertarikan pada seseorang.

Sebuah studi yang melibatkan 6.600 lajang dan lebih dari 34.500 pengguna situs kencan online Zoosk menyebutkan bahwa 86 persen dari pria dan wanita mengungkapkan bahwa berpakaian rapi adalah hal yang penting dalam berkencan. Lebih spesifik, 95 persen wanita lajang menganggap hal ini tak bisa dinegoisasi.

Studi tersebut juga mencari tahu pakaian apa saja yang membuat kencan menjadi tak menyenangkan. Hal yang paling menyebalkan dalam kencan pertama terkait berpakaian adalah muncul dengan penampilan kusut, di mana 66 persen partisipan tak menyukainya.

Selain itu, menggunakan sandal dengan kaos kaki (55 persen), alas kaki Crocs (53 persen), pakaian longgar (50 persen), pakaian dalam besar (45 persen), dan berpakaian terlalu muda (44 persen) dilihat sebagai sesuatu yang tak menyenangkan.

Sekitar 38 persen dari partisipan mengakui bahwa mereka tak senang dengan celana longgar pinggang rendah dan 34 persen tidak ingin pasangan kencang datang dengan pakaian terlalu ketat.

Di sisi lain, studi tersebut juga mengungkapkan bahwa menambahkan keterangan tentang selera berpakaian dalam profil situs dapat membantu mendapatkan pasangan. Orang yang mendeskripsikan diri mereka sebagai stylish atau senang berdandan mendapatkan 35 persen pesan lebih banyak.


 


(ELG)