Mengenal Dua Sisi Aviani Malik

Raka Lestari    •    Selasa, 24 Jul 2018 19:36 WIB
aviani malik
Mengenal Dua Sisi Aviani Malik
Mengenal sisi serius dan santai Aviani Malik. (Foto: Dok. Medcom.id/Kurniawan Trisetio)

Jakarta: Aviani Malik, wanita cantik yang wajahnya sudah tak asing lagi di layar kaca Metro TV ini adalah salah satu presenter yang dikenal pandai dalam memandu berita. Melihat Avi dalam memandu politikus berdebat satu sama lain atau melihatnya mengulik narasumber dengan serius, lugas, tegas, atau bahkan lemah lembut Avi sukses memainkan empati pemirsa yang ikut menontonnya.

Wanita yang ramah ini ternyata juga memiliki sisi yang sama sekali berbeda dengan yang selama ini terlihat di layar kaca, yaitu sisi "santai ala Aviani". Sebut saja salah satu yang tak disangka adalah kegemarannya dalam membaca buku komik. Ya, komik memang identik dengan bacaan anak-anak karena disusun dengan banyaknya gambar di dalamnya. Namun, inilah sisi unik wanita berzodiak Libra ini. 


(Dua sisi Aviani Malik, serius dan santai. Foto: Dok. Medcom.id/Kurniawan Trisetio)

Penyuka Komik Sejati
"I love to read," ucap penyuka buku ini. "Saya punya banyak sekali buku di rumah. Buku apa saja, dari psikologi, self development, termasuk komik. Percaya atau enggak komik saya sudah tiga lemari sampai sudah enggak ada tempat lagi," seru wanita penyuka binatang peliharaan anjing ini. Arale, Topeng Kaca, Naruto, Doraemon, Kobochan adalah baru sedikit nama-nama yang ia sebutkan dengan bersemangat.

Avi mengakui bahwa ia menyukai komik sejak duduk di bangku kuliah. "Saya sampai hunting untuk beberapa seri atau buku komik yang memang langka. Sampai pernah saya sedang mencari satu buku dari serial buku tertentu, dan penyuka komik pasti tahu rasanya bagaimana untuk bisa melengkapi koleksi satu seri. Eh, pas buku yang susah banget saya cari itu pas lagi dibaca sama orang yang jaga tokonya, aduh itu rasanya, terserah deh pokoknya saya beli," kenangnya sambil tertawa.

Menurut wanita penyeruput kopi ini, komik membuatnya menyeimbangkan antara sisi serius dengan santai. "Setiap hari kan kita baca berita, sometimes I just wanna relax and laugh, ya sudah jadi baca hal yang ringan," aku Avi. Namun ada hal lainnya lagi yang ia sukai dari membaca sebuah komik yaitu sebuah pelajaran hidup dari sisi yang berbeda, salah satunya dari komik Yotsuba yang ia baca.

"Komik ini menceritakan bagaimana dunia dipandang dari anak umur lima tahun. Komik ini salah satu komik yang bagus karena bagi saya terkadang kita sebagai orang dewasa suka lupa betapa nikmatnya menjadi anak kecil. Melihat dari sudut pandangnya. Dari situ kita bisa belajar loh. Misalnya ketika dia jatuh, ya sudah dia lupain jatuhnya, kemudian dia bangun lagi. Itu jadi salah satu poin dari proses belajar anak kecil, they never give up," ungkap wanita tiga bersaudara ini.

(Baca juga: Totalitas Hidup Sehat ala Andini Effendi)


(Menurut wanita penyuka kopi ini, komik membuatnya menyeimbangkan antara sisi serius dengan santai. Foto: Dok. Medcom.id/Kurniawan Trisetio)

Suka Makanan Indonesia
Saat bicara soal kesukaannya ternyata Avi juga tak bisa dipisahkan dengan hobi memasak, malah lebih suka masakan asli Indonesia. Antara baca buku atau memasak? Tanya tim Medcom.id, "Yah, susah saya jawabnya?" ungkapnya sambil tertawa.

Namun menyebut lapis legit, soto, dan sambal adalah tiga dari sekian masakan khas Indonesia yang Avi sukai. "Mau tahu kenapa? Bukannya saya tidak suka yang modern, yang fushion juga menarik, tapi kita harus tahu selera asal kita," papar Avi. 

"Sesuatu yang tradisional itu otentik dan saya lebih suka yang tradisional. Salah satu contohnya adalah dari sambal itu kita bisa merasakan perbedaan antara sambal yang diblender dengan yang diulek, kenapa bisa berbeda rasanya? Karena ketika diulek minyak alaminya akan keluar dan itu yang membuat rasa sambal yang diulek lebih enak," tukas Avi. "Itulah mengapa saya lebih suka masakan Indonesia yang otentik."

Avi menuturkan salah satu nilai dari makanan karena bukan hanya sebagai pengisi perut semata. "Karena makanan bisa menyatukan orang, menyatukan teman, menyatukan keluarga bahkan menyatukan dunia," jawab Avi lagi.


(Avi dalam memandu acara Opsi. Foto: Dok. Medcom.id/Kurniawan Trisetio)

Resep Totalitas Bekerja
Menekuni dunia jurnalistik bagi Avi merupakan ilmu yang tak terbatas. Sebut saja liputan sport, kriminal, hingga politik ia lakoni. "Semuanya challenging dan semuanya punya sisi yang menarik, keseruan masing-masing," tukas Avi.

Lalu apa resep jitu dalam membawakan berita? "Salah satunya mengaji," ungkap Avi. "Kenapa? Saya enggak tahu ya, mungkin hal itu sudah banyak ditinggalkan, sudah dianggap kuno, tidak kekinian, tapi bagi saya sih banyak mendapatkan manfaat."

Melatih intonasi dan tone kala mengaji Avi akui sangat membantunya dalam menjalankan tugasnya sebagai presenter. "Saat aku rutin ngaji ya, itu kan latihan napas, ada panjang pendeknya tuh, itu saya ngerasa ngebantu banget. Jadi banyak nilainya, selain mendapatkan pahala, kita juga bisa melatih suara, dan juga bisa membuat kita memahami isi kandungan Alquran," ucap Avi. 

Satu lagi menurut presenter program Opsi dan Metro Hari Ini resep sukses membawakan acara adalah pengayaan riset sebelum membawakan berita atau sebelum jadi anchor Opsi. "Itu wajib buat saya. Riset itu sangat penting dan saya mengerjakan riset saya sendiri. Memang ada sih teman-teman yang membantu riset, tapi selain dibantu teman-teman tim riset, saya juga melakukan riset sendiri. Karena saya yang paham dan saya yang menyiapkan amunisi saya sendiri. Sehingga kita bisa menguasai panggung nantinya dengan baik."


(TIN)