Lima Penyebab Si Kecil Terbangun Tengah Malam

Sri Yanti Nainggolan    •    Rabu, 04 Apr 2018 14:09 WIB
perkembangan anak
Lima Penyebab Si Kecil Terbangun Tengah Malam
Untuk membuat anak kembali terlelap, bisa dengan memberikan segelas susu dan dongeng singkat supaya si kecil tenang. (Foto: Jelleke Vanooteghem/Unsplash.com)

Jakarta: Apakah anak Anda pernah terbangun tengah malam dengan ekspresi tak wajar? Jika ya, ada alasan mengapa gangguan tidur tersebut terjadi. 

Berikut adalah beberapa penyebab si kecil terbangun tengah malam dan bagaimana cara mengatasinya. 

1. Terlalu lelah
Lelah berlebih dapat terjadi jika anak mengalami gangguan besar saat tidur malam. Balita yang tidak tidur siang atau tidur larut malam biasanya akan kelelahan saat tidur. 

Oleh karena itu, jangan hilangkan kebiasaan tidur seperti mengurangi jam tidur siang atau terjaga terlalu lama di malam hari. Rutinitas adalah kunci untuk mendapatkan tidur yang baik. 

2. Perubahan hidup
Pindah rumah, anggota keluarga baru, atau mulai tidur sendiri adalah hal-hal baru bagi balita yang dapat memengaruhi tidur mereka. Olah karena itu, persiapan perlu dilakukan.

Gunakan buku atau permainan untuk memberitahukan perubahan yang akan dialami si kecil. Dengan cara yang lembut dan penuh cinta, anak akan menjadi terbiasa dan tak mengalami masalah tidur lagi. 

(Baca juga: Tiga Pertanda Si Kecil Sedang Bermimpi)


(Rasa lapar adalah gangguan umum yang membuat si kecil terbangun tengah malam. Agar tak mengalami hal tersebut, pastikan orang tua memberikan makanan yang cukup dalam sehari. Foto: Sharon Garcia/Unsplash.com)

3. Ruang tidur yang berubah
Balita yang mulai tidur sendiri akan merasakan perubahan yang signifikan, seperti ruang tidur yang lebih besar dan membuat mereka merasa tak aman sehingga cenderung akan sering mendatangi kamar orang tua saat terbangun. 

Jika sudah demikian, antarkan mereka kembali ke kamar dan elus kepala mereka sebelum meninggalkan mereka. Jangan tunggu hingga mereka kembali tertidur, karena hal itu bisa menjadi kebiasaan bagi mereka dimana mereka tertidur dengan bantuan orang. 

4. Mimpi buruk 
Seiring bertambahnya usia, imajinasi anak akan semakin berkembang. Tak hanya hal-hal yang menyenangkan, namun juga bisa muncul imajinasi yang membuat mereka ketakutan seperti monster atau bayangan gelap yang identik dengan malam hari. 

Jika anak terbangun karena mimpi buruk, cobalah berikan penerangan ringan di kamar agar mereka merasa lebih tenang. Yakinkan bahwa ruangan tersebut aman dengan mengatakan bahwa hal-hal yang membuat mereka takut telah pergi. Lakukan beberapa gerakan meyakinkan seperti mengusir sesuatu agar anak merasa lebih baik. 

5. Lapar
Rasa lapar adalah gangguan umum yang membuat si kecil terbangun tengah malam. Agar tak mengalami hal tersebut, pastikan orang tua memberikan makanan yang cukup dalam sehari. Untuk membuat anak kembali terlelap, bisa dengan memberikan segelas susu dan dongeng singkat supaya si kecil tenang. 







(TIN)