UNIS Berikan Pelayanan Kesehatan Gratis di Klinik Kampus

Farhan Dwitama    •    Jumat, 16 Jun 2017 08:00 WIB
pendidikan
UNIS Berikan Pelayanan Kesehatan Gratis di Klinik Kampus
Akses pelayanan kesehatan di dalam kampus, Universitas Islam Syekh Yusuf (UNIS), Kota Tangerang, bersama Rumah Sakit Sari Asih menjalin kerjasama pendirian klinik kampus. (Foto: Dok. UNIS)

Metrotvnews.com, Tangerang: Demi mendukung akses pelayanan kesehatan di dalam kampus, Universitas Islam Syekh Yusuf (UNIS), Kota Tangerang, bersama Rumah Sakit Sari Asih menjalin kerjasama pendirian klinik kampus yang ditujukan bagi civitas akademika UNIS. 

Kerjasama tersebut ditandai dengan penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) antara kedua belah pihak, Rabu (14/6/17) silam, di Kampus UNIS, jalan Syekh Yusuf, Kota Tangerang, Banten.

Kerjasama keduanya meliputi pelayanan kesehatan untuk mahasiswa UNIS dari tenaga medis dan obat-obatan yang disediakan oleh Rumah Sakit Sari Asih.

Direktur RS Sari Asih dr. Aditya Maruliana Bintari M.Kes mengatakan, "Kerjasama yang dilakukan dalam bentuk pelayanan kesehatan berupa klinik in house di kampus UNIS,"ujarnya.

Dikatakannya dalam klinik tersebut pihaknya menyediakan satu dokter umum, serta obat-obatan untuk melayani mahasiswa yang sakit.

(Baca juga: Klinik Gagal Jantung Pertama di Indonesia Dibuka di Karawaci)

"Tidak menutup kemungkinan kami juga melayani masyarakat sekitar yang darurat membutuhkan pertolongan kesehatan," paparnya.

Selanjutnya kerjasama pendirian klinik kesehatan di UNIS merupakan yang pertama dilakukan oleh Rumah Sakit Sari Asih.

"Kalau untuk Universitas ini yang pertama, kalau lembaga lain sudah ada juga kerjasama serupa," tambahnya.

Sementara ketua yayasan UNIS, Hudaya Latuconsina mengatakan, kehadiran klinik kesehatan di perguruan tinggi adalah sebuah kebutuhan dari UNIS sendiri, pasalnya merujuk kepada salah satu aturan yang diadakan dalam rangka pelaksanaan perguruan tinggi adalah turut memberikan jaminan kesehatan kepada mahasiswanya.

"Terlebih kami berencana akan akreditasi institusi perguruan tinggi, salah satu yang dipersiapkan adalah adanya layanan kesehatan," tambah Hudaya.

Menurutnya layanan kesehatan yang akan dimulai pada tahun ajaran baru September mendatang itu, diberikan kepada mahasiswa sudah include dengan kewajiban pembayaran pendidikan mahasiswa. "Sudah tidak perlu bayar lagi, termasuk dosen dan karyawan," tutupnya.









(TIN)