Mengembalikan Rasa Percaya Diri Anak yang Terkena Bullying

Sri Yanti Nainggolan    •    Rabu, 24 Aug 2016 08:00 WIB
keluarga
Mengembalikan Rasa Percaya Diri Anak yang Terkena Bullying
(Foto: Medicalnewstoday)

Metrotvnews.com, Jakarta: Pelecehan atau biasa disebut bullying adalah salah satu masalah sosial yang kini kerap dialami oleh anak-anak, baik secara fisik maupun mental.

Di saat kecil, biasanya jenis bully yang dialami berkaitan dengan fisik, misalnya karena obesitas atau kegemukan.

Sebagai orangtua, sikap apakah yang harus dilakukan agar anak tetap tegar?

"Pada umumnya, korban bully akan mengalami penurunan rasa percaya diri. Oleh karena itu, orangtua berperan dalam mengembalikan rasa percaya diri tersebut," ungkap Dra. Naomi Soetikno, Psi., M.Pd, psikolog klinis anak dalam forum Ngobras bertema Mencegah Obesitas Anak dengan Aktif Bergerak, Selasa (23/8/2016).

Ia menjelaskan, orangtua sebaiknya menanamkan paham agar anak dapat menerima diri apa adanya.

Orangtua sebaiknya menuntun anak untuk mengetahui bakatnya, baik di bidang akademis maupun seni, agar memandang dirinya berharga. Selain itu, orangtua juga harus menanamkan paham agar anak merasa dirinya dicintai.

Selanjutnya, orangtua mengajak anak untuk melihat kondisi tubuhnya. Jika anak memang mengalami obesitas, berikan pemahaman tentang pentingnya memiliki tubuh sehat.

Hal itu membantu membuka pikiran anak agar mau bergerak.

"Salah satu trik nya, orang tua boleh menantang anaksupaya mau lebih banyak beraktivitas atau mencoba mengurangi makanan manis, instan, atau berlemak," sarannya.

Secara mental, coba berikan anak tips dan trik saat perasaannya sedih karena di-bully.

Mendengarkan apa yang dilakukan anak dalam menghadapi tekanan tersebut adalah salah satu cara positif.

Bila anak dapat menyikapinya dengan baik, seperti tidak membalas, atau bersikap acuh tak acuh pada pembully, tak ada salahnya memberikan hadiah sebagi bentuk apresiasi pada sikap bijak anak.

Beberapa dukungan semacam ini bisa membuat anak kembali percaya diri dan mencoba menjalani pola hidup sehat.


(DEV)